Kendaraan Daihatsu Grandmax pikap yang mengalami kecelakaan tunggal akibat pecah ban di ruas tol SuMo.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Surabaya–Mojokerto, tepatnya di KM 717+200 jalur B, pada Sabtu (17/1/2026) sore. Insiden tersebut melibatkan sebuah kendaraan pikap Daihatsu Grandmax bermuatan talang air karet dengan nomor polisi AG-8202-ND.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Berdasarkan informasi dari Ditlantas Polda Jawa Timur, kendaraan dikemudikan oleh Suhandono (46), warga Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Saat kejadian, kondisi lalu lintas terpantau lancar dan cuaca cerah.
Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika kendaraan melaju dari arah Madura menuju Jombang melalui lajur kanan dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian, ban depan kanan kendaraan tiba-tiba pecah.
“Akibat pecah ban tersebut, pengemudi kehilangan kendali, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak guardrail beton di bahu luar jalan tol. Posisi akhir kendaraan menghadap ke timur dan berhenti di bahu jalan,” ujar Ipda Ridho Pramana saat dikonfirmasi.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Pengemudi dilaporkan dalam kondisi sehat. Namun, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerugian material pada kendaraan akibat kerusakan, sementara kerusakan sarana tol masih dalam proses perhitungan.
Petugas PJR yang tiba di lokasi segera melakukan serangkaian tindakan penanganan. Mulai dari pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TKP), pendokumentasian, hingga meminta keterangan saksi.
“Kami juga melakukan evakuasi kendaraan ke Gerbang Tol Penompo agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Pengguna jalan kami imbau tetap waspada dan memastikan kondisi kendaraan prima sebelum bepergian, terutama tekanan dan kelayakan ban,” tambah Ipda Ridho.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa kecelakaan ini murni disebabkan oleh faktor teknis kendaraan, yakni pecahnya ban depan kanan, bukan karena kelalaian pengemudi maupun faktor cuaca.*dsy
