Pelantikan pengurus Mabicab, Kwarcab, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto masa bakti 2025-2030.(suaraharianpagi.id/ds)
Kabupaten Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab), dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto masa bakti 2025-2030, Rabu (24/9), tidak sekadar seremonial.
Momentum ini ditegaskan sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran Pramuka dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, resmi dilantik sebagai Ketua Mabicab di Pendopo Graha Maja Tama (GMT).
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya Pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal yang membentuk karakter anak muda agar tangguh, berakhlak mulia, serta berjiwa nasionalis.
“Gerakan Pramuka membina generasi muda agar tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga kuat dalam karakter. Tugas kita bersama menjadikan Pramuka Mojokerto motor penggerak lahirnya generasi yang cinta budaya dan bangga sebagai bangsa Indonesia,” ujar Albarra.
Pesan serupa disampaikan Ketua Kwartir Daerah Jawa Timur, Kak Arum Sabil. Ia mengingatkan bahwa anak-anak usia 15–30 tahun saat ini adalah calon penerus bangsa pada 2045.
“Jika mereka tidak dibekali sejak dini dengan karakter kuat, bangsa ini bisa kehilangan daya juang. Pramuka harus hadir untuk membentuk generasi unggul demi keberlanjutan NKRI,” tegasnya.
Dalam acara tersebut juga diserahkan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka berupa Lencana Pancawarsa II kepada Bupati Albarra dan dr. Muhammad Rizal Octavian sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan dan kiprah mereka di dunia kepramukaan.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat itu ditutup dengan doa bersama serta pantun khas Pramuka, meneguhkan semangat Pramuka Mojokerto untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa dan negara. *ds
