Gus Barra potong tumpeng pada resepsi HUT RI ke-80(suaraharianpagi.id/ds)
Kabupaten Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar resepsi kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Graha Majatama. Minggu, (17/08).
Acara tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan utama perayaan kemerdekaan yang diawali dengan Upacara Detik-Detik Proklamasi di halaman Kantor Pemkab Mojokerto.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto yang juga Ketua Panitia HUT RI ke-80, Drs. Teguh Gunarko, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan tahun ini dilaksanakan berdasarkan pedoman resmi dari Sekretariat Negara serta Keputusan Bupati Mojokerto.
Keputusan tersebut Yaitu : 1. Surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia tanggal 12 Agustus 2024 Nomor B-25/2025 tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025.
2. Surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia tanggal 28 Juli 2025 Nomor B-20/2025 tentang Penyampaian Tema, Logo, dan Partisipasi Penyelenggaraan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025.
3. Surat Keputusan Bupati Mojokerto tanggal 24 Juli 2025 Nomor 188.45/2005 tentang Perubahan atas Keputusan Bupati Mojokerto Nomor 188.45/202/2025 tentang Pembentukan Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025.
“Tema nasional tahun ini adalah Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Di Kabupaten Mojokerto, terdapat 22 rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, terdiri dari kegiatan pokok maupun tambahan,” jelasnya.
Kegiatan pokok antara lain pemasangan bendera Merah Putih sepanjang bulan Agustus, rapat paripurna istimewa DPRD, apel kehormatan dan renungan suci di TMP Gajah Mada, upacara detik-detik proklamasi dan penurunan bendera, serta tasyakuran atau resepsi kenegaraan.
Sementara itu, kegiatan tambahan meliputi pengukuhan Paskibraka, lomba olahraga dan permainan rakyat, kerja bakti, bakti sosial, hingga pemberian penghargaan kepada kepala desa teladan dan wajib pajak berprestasi.
Teguh menegaskan bahwa tahun ini tidak ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalami peningkatan yang signifikan.
Di tempat yang sama, Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkokoh komitmen bersama dalam membangun bangsa dari daerah.
“Kegiatan hari ini bukan hanya penghormatan terhadap jasa para pejuang, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kita harus menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan, meningkatkan kolaborasi, dan terus bergerak bersama demi kemajuan Kabupaten Mojokerto,” tegas Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan secara langsung penghargaan kepada kepala desa teladan, wajib pajak berprestasi, serta para juara lomba yang digelar dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-80.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi, tidak hanya sebagai kebanggaan pribadi, tetapi juga sebagai teladan dan inspirasi bagi masyarakat luas,” ujar Gus Barra.
Acara resepsi berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, pejabat TNI-Polri, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
Momentum ini sekaligus menjadi wujud rasa syukur seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mojokerto atas 80 tahun kemerdekaan Indonesia. *ds/adv
