Data panitia sebanyak 500 lebih jurnalis telah tercatat dalam sistem peliputan Muktamar ke-35 NU.(Foto: Istimewa)
Jombang – suaraharianpagi.id
Persiapan peliputan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, terus dimatangkan. Seksi Publikasi dan Dokumentasi dijadwalkan mulai beroperasi pada Rabu (26/8) hingga Ahad (30/8).
Salah satu agenda awal panitia adalah proses registrasi dan pembagian tanda pengenal bagi wartawan yang telah terdaftar untuk meliput rangkaian Muktamar.
Pendaftaran wartawan sendiri telah ditutup sejak 19 Agustus 2026. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 525 wartawan telah masuk dalam sistem peliputan Muktamar. Dari jumlah tersebut, 435 wartawan telah dinyatakan tervalidasi.
Pembagian ID card bagi wartawan yang telah memenuhi proses verifikasi dilaksanakan di Kelas Keterampilan MAN 3 Jombang, yang berada di seberang Kampus Universitas KH A Wahab Hasbullah (UNWAHA).
Pengambilan ID card dibuka pada Rabu (26/8) pukul 09.00–19.00 WIB. Sementara pada Kamis (27/8), pelayanan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya yang tersedia selama pelaksanaan Muktamar, panitia memutuskan tidak menerbitkan ID card di luar daftar wartawan yang telah tervalidasi.
Artinya, wartawan yang belum terdaftar atau belum masuk dalam daftar validasi tidak dapat melakukan pendaftaran baru maupun memperoleh ID card peliputan di lokasi.
Selama bertugas, wartawan yang telah terdaftar akan mendapatkan sejumlah fasilitas pendukung dari Seksi Publikasi dan Dokumentasi. Fasilitas tersebut meliputi konsumsi, akses Wi-Fi, serta kopi.
Sementara kebutuhan akomodasi dan transportasi selama berada di Jombang menjadi tanggung jawab masing-masing wartawan.
Untuk akses ke lokasi persidangan Muktamar, panitia juga menerapkan pembatasan tertentu. Wartawan diwajibkan mengikuti ketentuan dan arahan petugas yang berjaga di masing-masing lokasi sidang.
Panitia mengingatkan bahwa rangkaian kegiatan Muktamar masih sangat dinamis. Perubahan jadwal maupun agenda dapat terjadi sewaktu-waktu menyesuaikan perkembangan pelaksanaan Muktamar.
Karena itu, Seksi Publikasi dan Dokumentasi belum dapat memastikan seluruh jadwal maupun koordinasi peliputan secara utuh dan tepat waktu.
Kondisi tersebut menjadi bagian dari upaya panitia mengatur aktivitas peliputan agar tetap berjalan tertib di tengah tingginya jumlah wartawan yang akan mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU. *ds
#muktamar #nu #jombang
