Petugas PJR 3 Polda Jatim saat evakuasi dan olah TKP laka tunggal di ruas tol Jombang - Mojokerto.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Jombang — Suaraharianpagi.id
Sebuah mobil Toyota Vios bernopol L-731-NY mengalami kecelakaan tunggal di KM 701+300 jalur A, Ruas Tol Jombang–Mojokerto (JoMo), Senin (8/12/2025) sekitar pukul 12.40 WIB. Insiden ini terjadi saat hujan mengguyur lokasi sehingga menyebabkan kendaraan diduga mengalami selip ban.
Mobil yang dikemudikan Eko Purwanto (44), warga Kediri, melaju dari arah Jombang menuju Surabaya melalui lajur cepat dengan kecepatan sedang. Ketika tiba di titik kejadian, ban mobil diduga kehilangan traksi karena kondisi jalan licin.
Kendaraan kemudian oleng ke kanan, menabrak tanaman hias, dan masuk median tengah jalan tol. Mobil berhenti dalam posisi menghadap timur.
Akibat kecelakaan ini, pengemudi mengalami luka sobek di bagian kepala belakang dan langsung dievakuasi ke RS Basoeni, Kota Mojokerto. Sementara satu penumpang lain, Jun Fellix (48), warga Surabaya, dinyatakan selamat tanpa luka. Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta, sementara kerusakan sarana tol masih dalam proses perhitungan.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim dari Unit 311, yakni Aipda Totok S. dan Aipda Faried S., langsung mendatangi lokasi kejadian bersama pihak pengelola Tol JoMo.
Mereka melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TPTKP), dokumentasi, hingga evakuasi kendaraan ke Pos Junyard KM 684/A. Arus lalu lintas dilaporkan tetap lancar saat kejadian berlangsung.
Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, membenarkan kecelakaan tersebut. Ia mengatakan bahwa kondisi hujan menjadi faktor dominan dalam insiden ini.
“Kecelakaan tunggal ini diduga kuat terjadi akibat selip ban ketika kendaraan melaju di lajur cepat pada kondisi hujan. Permukaan jalan yang licin membuat pengemudi kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak median tengah,” jelas Ipda Ridho.
Ia juga mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat cuaca hujan dan menyesuaikan kecepatan kendaraan.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan tol agar tidak memaksakan kecepatan tinggi saat hujan. Lajur cepat sangat berisiko ketika kondisi basah. Utamakan keselamatan,” tegasnya.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana menyampaikan laporan resmi bahwa seluruh prosedur penanganan telah dilakukan, mulai dari evakuasi korban, pencarian saksi, hingga pengaturan lalu lintas.
Pihak kepolisian juga akan melakukan pendalaman terkait kondisi teknis kendaraan serta faktor cuaca untuk melengkapi analisa kecelakaan.*dsy
