Evakuasi korban yang terjepit di kabin truk.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Sidoarjo – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Bypass Desa Balongbendo, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, tepatnya di depan Exit Tol Krian–Gresik arah Mojokerto, Kamis pagi (19/2/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk boks dengan dump truk dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
“Peristiwa ini melibatkan truk boks bernomor polisi L-8606-BF dan dump truk bernomor polisi H-8258-OW. Akibat kejadian tersebut, satu orang pengemudi truk boks meninggal dunia di lokasi,” ungkapnya kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.
Berdasarkan laporan kepolisian, truk boks yang dikemudikan M. Sidi (30), warga Desa Muktesareh, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, melaju dari arah timur ke barat atau Surabaya menuju Mojokerto.
Sesampainya di lokasi kejadian, truk boks tersebut menabrak bagian belakang dump truk yang dikemudikan Subakir (54), warga Desa Ngrayung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Saat itu, dump truk diketahui tengah berhenti di lajur kiri jalan.
“Benturan terjadi cukup keras. Pengemudi truk boks meninggal dunia di TKP,” jelas Kompol Sugeng.
Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas ke RSU Anwar Medika untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, penumpang truk boks bernama M. Djulni Aris (25), warga Genting Tambak Dalam, Surabaya, mengalami luka lecet pada bagian wajah dan turut menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Kapolsek menambahkan, kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Dari hasil olah TKP sementara, kecelakaan diduga dipengaruhi oleh faktor pengemudi.
“Faktor yang memengaruhi kecelakaan masih kami dalami, namun dari analisa awal diduga berasal dari unsur pengemudi,” ujarnya.
Penanganan lebih lanjut terhadap kasus kecelakaan tersebut akan dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan dan penegakan hukum.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan ini,” pungkas Kompol Sugeng.(Dsy)
