Petugas PJR 3 Polda Jatim saat olah TKP dan evakuasi truk boks engkel yang terguling di ruas tol JoMo.(Foto: Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), tepatnya di KM 672+400 A, pada Jumat pagi (20/2/2026) sekitar pukul 08.15 WIB. Sebuah truk boks bermuatan kompresor terguling ke median jalan setelah pengemudinya diduga mengantuk saat melaju di jalur cepat.
Kendaraan yang terlibat adalah truk boks bernomor polisi B 9734 PCM yang dikemudikan Andui (51), warga Kampung Sukamaju RT 14, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Truk tersebut melaju dari arah barat atau Jakarta dengan tujuan Sidoarjo.
Panit PJR 3 Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat kendaraan melaju di lajur cepat dengan kondisi arus lalu lintas lancar dan cuaca cerah.
“Setibanya di KM 672+400 A ruas Tol Jombang–Mojokerto, pengemudi diduga mengalami kelelahan dan mengantuk. Akibatnya, kendaraan oleng ke kanan dan terperosok ke median tengah berupa parit, hingga akhirnya terguling dengan posisi akhir menghadap ke arah timur,” ujar Ipda Ridho Pramana saat dikonfirmasi, Jumat (20/2).
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Pengemudi dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera serius.
“Untuk korban akibat kecelakaan nihil, baik luka berat, luka ringan, maupun meninggal dunia,” tegasnya.
Meski demikian, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerugian materiil. Kerusakan pada kendaraan diperkirakan mencapai Rp15 juta, sementara kerugian pada sarana tol masih dalam proses penghitungan oleh pihak pengelola.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) segera melakukan sejumlah langkah penanganan di lokasi kejadian. Petugas PJR 311 yang terdiri dari Aipda Putu dan Bripka Feri langsung mendatangi tempat kejadian perkara bersama pihak pengelola tol.
“Kami melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan, melaksanakan TPTKP, pendokumentasian TKP, mencari keterangan saksi, serta mengevakuasi barang bukti kendaraan ke Pos PJR KM 684,” terang Ipda Ridho.
Ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, segera manfaatkan rest area terdekat. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya.(Dsy)
