Mobil sedan Mercedes Benz usai mengalami kecelakaan di ruas tol JoMo.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Ruas Tol Jombang–Mojokerto, tepatnya di KM 683+200 jalur A, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebuah sedan Mercedes Benz mengalami kecelakaan setelah diduga pengemudi kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Kendaraan yang terlibat merupakan sedan Mercedes Benz bernopol AG-1362-VL yang dikemudikan Bayu Pribadi Sulaksono (23), warga Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka berat dan sempat tidak sadarkan diri, sementara satu penumpang, Suyono (49), mengalami luka ringan.
Panit PJR 3 Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat kendaraan melaju dari arah Nganjuk menuju Surabaya melalui lajur lambat.
“Setiba di KM 683+200 jalur A, pengemudi bermaksud mendahului kendaraan di depannya. Namun diduga karena kurang menguasai laju kendaraan, mobil hilang kendali lalu menabrak besi pembatas tol (guard rail),” jelas Ipda Ridho.
Benturan keras tersebut menyebabkan kendaraan terpelanting, berputar, dan akhirnya berhenti di lajur lambat dalam posisi normal menghadap ke timur. Saat kejadian, kondisi arus lalu lintas dilaporkan lancar dengan cuaca cerah.
“Berdasarkan hasil analisa awal, kecelakaan ini diduga kuat terjadi akibat faktor pengemudi yang kurang menguasai kendali kendaraan saat melaju dengan kecepatan tinggi,” tambah Ipda Ridho Pramana.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) bersama pengelola tol segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan maupun kecelakaan lanjutan.
Selain itu, petugas juga melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), pendokumentasian lokasi, serta menghimpun keterangan saksi di sekitar kejadian.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan sebagai barang bukti dan diserahkan ke Unit Laka Polres Jombang untuk penanganan lebih lanjut.
Akibat insiden tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta, sementara kerusakan sarana tol masih dalam proses perhitungan.
Ipda Ridho Pramana mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi fisik dan konsentrasi tetap prima saat berkendara.
“Tol bukan hanya soal kecepatan, tapi juga soal kendali dan kewaspadaan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.(Dsy)
