Letkol Inf Abi Swanjoyo membacakan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajah Mada, Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Dalam suasana hening dan penuh khidmat, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajah Mada, Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu malam (15/8) hingga Minggu dini hari (16/8).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang, menghormati, sekaligus mendoakan arwah para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Letkol Inf Abi Swanjoyo membacakan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam suasana malam yang sunyi. Cahaya lampu di area makam dipadamkan sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan, sementara nyala obor yang dibawa petugas semakin menambah suasana sakral.
Seluruh peserta berdiri tegap dan mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh penghormatan. Dalam naskah AKRS, peserta menyampaikan penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan serta memanjatkan doa agar arwah mereka mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo mengatakan, renungan suci tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus untuk mengingat kembali jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului generasi penerus.
“Renungan suci ini digelar untuk mengenang arwah para pahlawan beserta jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Berkat perjuangan beliau-beliau inilah sehingga kita bisa merasakan kemerdekaan,” ujar Abi Swanjoyo.
Menurutnya, kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan diraih melalui perjuangan panjang yang membutuhkan pengorbanan jiwa, tenaga, pikiran, hingga harta benda.
Karena itu, generasi penerus bangsa diharapkan mampu menyadari besarnya pengorbanan para pahlawan dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai bentuk pengabdian positif.
“Jangan sampai kita lupa bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia ini tidak diperoleh dengan mudah. Ada perjuangan dan pengorbanan nyawa, material maupun materi. Alhamdulillah, kita sebagai generasi penerus bisa merasakan kemerdekaan,” katanya.
Abi menambahkan, pelaksanaan AKRS yang digelar setiap tahun juga menjadi sarana untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan masyarakat.
“Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun supaya bangkit jiwa nasionalisme kita, jiwa patriotisme kita,” tegasnya.
Ia berharap semangat perjuangan para pahlawan tidak berhenti pada seremoni peringatan semata. Nilai-nilai kepahlawanan harus diwujudkan melalui sikap menjaga persatuan, memperkuat kepedulian terhadap sesama serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.
Upacara AKRS di TMP Gajah Mada tersebut diikuti sekitar 350 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, PNS, Pramuka, veteran, Linmas, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kasrem 082/CPYJ Letkol Arh Imam Musahirul, M.H., S.IP., yang mewakili Danrem 082/CPYJ, Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Wakil Bupati Mojokerto dr. M. Rizal Octavian, Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rahman Sidharta Arisandi, S.IP., M.Si., Wakil Ketua I DPRD Kota Mojokerto Hadi Prayitno, S.H., Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., Dandenpom V/2 Mojokerto Letkol CPM Daniel Yogianto, S.H., serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.
Keheningan malam di TMP Gajah Mada menjadi saksi penghormatan kepada para kusuma bangsa. AKRS sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat Indonesia saat ini merupakan buah dari perjuangan panjang para pahlawan yang harus terus dijaga dan diisi dengan pengabdian demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. *ds
#kodim0815 #pendim0815 #denpom
