Ipda Akhmad Farid Efendi memberikan edukasi dan sosialisasi pemanfaatan AI kepada pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat di Aula SMKN 1 Jombang, Jalan Dr. Sutomo Nomor 15, Jombang.(suaraharianpagi.id/ds)
Jombang – suaraharianpagi.id
Polres Jombang memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kepada pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMKN 1 Jombang, Jalan Dr. Sutomo Nomor 15, Jombang, Rabu (12/8) siang.
Kegiatan yang dipimpin Ipda Akhmad Farid Efendi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam sosialisasi, tim Polres Jombang menyampaikan sejumlah materi, mulai dari pengenalan dasar Artificial Intelligence, manfaat dan dampak negatif AI, hingga cara menggunakan teknologi tersebut secara aman, etis, dan bertanggung jawab.
Ipda Akhmad Farid Efendi mengatakan, edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat literasi digital di kalangan pelajar.
“Pertama memperkuat literasi digital pelajar, kedua meningkatkan kewaspadaan, dan ketiga memberikan bekal kepada generasi muda agar mengetahui cara kerja AI dan menggunakannya dengan baik,” kata Ipda Farid.
Menurutnya, perkembangan AI memberikan banyak manfaat dan peluang, termasuk bagi dunia pendidikan. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pengetahuan, sikap kritis, serta kesadaran terhadap berbagai risiko yang dapat muncul dari penggunaan teknologi.
Para pelajar juga diajak memahami bahwa AI tidak boleh digunakan secara sembarangan, terutama dalam memperoleh, mengolah, maupun menyebarkan informasi. Mereka diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif sekaligus tetap memperhatikan etika dan keamanan digital.
Sementara itu, Muhamad Yusuf, Humas SMKN 1 Jombang, mengapresiasi edukasi yang diberikan Polres Jombang. Menurutnya, pemahaman mengenai AI sangat dibutuhkan pelajar di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Terima kasih banyak kepada teman-teman dari Polres Jombang yang sudah memberikan pemahaman tentang penggunaan AI. Ini sangat penting bagi siswa kita, khususnya anak-anak di era digital seperti sekarang. Mereka harus memahami sisi positif sekaligus sisi negatif dalam menggunakan AI,” ujarnya.
Yusuf menilai, kemudahan akses terhadap teknologi AI membuat pelajar dapat memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan. Namun, tanpa pemahaman yang cukup, penggunaan teknologi tersebut juga berpotensi menimbulkan persoalan.
“Sekarang semua sudah tersedia dan sangat mudah bagi anak-anak untuk mengaplikasikan penggunaan AI. Tetapi mereka perlu mengetahui mana yang bermanfaat dan mana yang tidak, serta memahami sisi positif dan negatifnya. Setelah adanya sosialisasi dari Polres Jombang ini, mereka menjadi lebih paham,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan edukasi mengenai teknologi digital dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar pelajar memiliki bekal yang memadai dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Jombang mendorong generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami manfaat, cara kerja, serta risiko AI. Dengan demikian, kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang produktif untuk mendukung pendidikan sekaligus membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di era digital. *ds/irw
#polresjombang #humaspolresjombang #sma #smk #ma
