Prosesi potong pita oleh Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara S.Hub.Int., M.Hub.Int. Danrem didampingi Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi yang mewakili Dandim 0815/Mojokerto, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto di Jembatan Armco Perintis Garuda, Dusun Sumberbendo, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Jembatan bukan sekadar bentang konstruksi yang menghubungkan dua wilayah. Bagi masyarakat di pelosok, keberadaannya menjadi pintu pembuka akses pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas ekonomi hingga mobilitas sehari-hari.
Semangat itulah yang mengiringi peresmian 3.395 Jembatan Garuda dan 3.000 titik pembangunan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui video conference, Kamis (13/8).
Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tersebut diikuti secara serentak dari berbagai daerah di Indonesia. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan akses terhadap infrastruktur dasar.
Di Kabupaten Mojokerto, prosesi peresmian diikuti langsung Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara S.Hub.Int., M.Hub.Int. Danrem didampingi Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi yang mewakili Dandim 0815/Mojokerto, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto.
Turut hadir Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuroh, S.E., Kabaglog Polres Mojokerto Kompol Saadrun yang mewakili Kapolres Mojokerto, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Fauzi, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, S.H., M.H., serta unsur terkait lainnya.
Kegiatan berlangsung di Jembatan Armco Perintis Garuda, Dusun Sumberbendo, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur dasar tersebut.
Menurutnya, pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih merupakan bentuk konkret kehadiran negara, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun kawasan perkotaan.
“Negara hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga mengapresiasi semangat gotong royong yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
Keberadaan jembatan, lanjut Presiden, mampu memangkas berbagai kesulitan mobilitas masyarakat. Akses yang sebelumnya membutuhkan waktu dan jarak tempuh panjang kini dapat dilalui dengan lebih mudah. Sementara pembangunan titik air bersih diharapkan menjawab kebutuhan dasar warga yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap air.
“Ini kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersatu, bangsa yang gotong royong, bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri untuk bekerja sebesar-besarnya bagi kemakmuran dan kebaikan rakyat,” ujar Presiden.
Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI dan anggota Polri yang telah bekerja di lapangan, termasuk dalam kondisi yang tidak mudah, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menegaskan, pengabdian kepada rakyat dan negara menjadi bagian utama dari tugas TNI dan Polri.
“Tidak ada cita-cita lain, tidak ada kehendak lain, kecuali berbakti untuk rakyatnya, berbakti untuk negaranya,” tegasnya.
12 Jembatan Garuda Dibangun di Wilayah Kodim 0815/Mojokerto
Di wilayah Kodim 0815/Mojokerto, program Jembatan Perintis Garuda diwujudkan melalui pembangunan 12 jembatan dengan karakteristik berbeda.
Dari jumlah tersebut, terdiri atas 1 jembatan Armco, 2 jembatan gantung, dan 9 jembatan beton.
Pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena membuka sekaligus memperlancar konektivitas antardusun maupun antardesa. Tidak hanya memudahkan mobilitas warga, akses tersebut juga berpotensi memperkuat aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.
Salah satu hasil pembangunan tersebut adalah Jembatan Armco Perintis Garuda di Dusun Sumberbendo, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan peresmian di Kabupaten Mojokerto.
Usai mengikuti prosesi peresmian secara virtual bersama Presiden RI, rombongan Forkopimda Kabupaten Mojokerto kemudian meninjau langsung kondisi jembatan tersebut.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penebaran 1,5 kuintal bibit ikan lele. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan potensi perairan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
Peresmian ribuan Jembatan Garuda dan pembangunan titik air bersih secara nasional tersebut menjadi penanda bahwa pembangunan infrastruktur dasar tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.
Lebih dari itu, jembatan menjadi penghubung antarmasyarakat, membuka akses terhadap berbagai layanan, memperlancar roda perekonomian dan memberikan peluang bagi warga untuk meningkatkan kesejahteraan.
Di Mojokerto, keberadaan 12 Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 0815 menjadi salah satu wujud nyata upaya menghadirkan akses pembangunan hingga ke tengah masyarakat.
Jembatan yang kini terbentang bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan hadirnya pelayanan dan pembangunan negara. *ds
#kodim0815 #pendim0815 #prabowo #tni #polri
