KPH Pasuruan membagikan ribuan bibit tanaman buah berkayu kepada masyarakat di depan Museum Jalan Ijen, Kota Malang. (suaraharianpagi.id/ich)
Malang – suaraharianpagi.id
Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan membagikan ribuan bibit tanaman buah berkayu kepada masyarakat di depan Museum Jalan Ijen, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (5/1).
Sebanyak 2.026 bibit tanaman dibagikan secara gratis kepada warga yang melintas sebagai bagian dari gerakan pelestarian lingkungan.
Bibit yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis tanaman pohon keras, antara lain nangka, alpukat, durian, dan cemara. Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam dengan menanam dan merawat pohon di lingkungan masing-masing.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Perum Perhutani se-Malang Raya yang meliputi Depren, PHW IV Malang, KPH Malang, dan KPH Pasuruan, dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) Kota Malang.
Administratur Perhutani KPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto, mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial bertajuk sedekah oksigen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah nyata Perhutani dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan.
“Sebanyak 2.026 bibit pohon dibagikan kepada masyarakat, terdiri dari lima jenis tanaman pohon keras yang memiliki manfaat besar bagi lingkungan,” ujar Ivan.
Ia menjelaskan, penanaman pohon memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain sebagai penghasil oksigen, pohon juga berfungsi mencegah erosi dan longsor, menahan angin, menjaga tata air, serta meningkatkan kesuburan tanah.
“Kami berharap masyarakat turut menjaga dan melestarikan alam dengan menanam pohon, karena kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur melalui pembagian bibit dalam rangka mendukung gerakan sedekah oksigen di tujuh wilayah kerja Perhutani Divre Jatim, yakni Surabaya, Bojonegoro, Madiun, Jombang, Malang, Jember, dan Banyuwangi.
“Ini menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam penghijauan serta penanaman pohon sebagai upaya mitigasi bencana. Terus hijaukan negeri, pulihkan bumi,” tegas Ivan.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Perhutani se-Malang Raya tersebut. Ia menilai, pembagian bibit tanaman merupakan langkah positif yang berkontribusi langsung pada edukasi lingkungan bagi masyarakat.
“Pohon memiliki multifungsi, salah satunya sebagai penghasil oksigen. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus didukung dan dilaksanakan secara berkelanjutan,” pungkasnya. *ich
