Gus Barra memaparkan progres implementasi Manajemen Talenta ASN di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. (suaraharianpagi.id/ds)
Kabupaten Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kabupaten Mojokerto memaparkan progres implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam agenda Expose Manajemen Talenta ASN yang berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Jakarta, Rabu (24/6).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Mojokerto dalam memperkuat penerapan Sistem Merit guna mewujudkan birokrasi yang profesional, kompeten, dan berintegritas.
Expose dihadiri langsung Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN, Direktur Arsip Kepegawaian ASN, serta Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya. Sementara dari Kabupaten Mojokerto hadir Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Sekretaris Daerah, Tim Komite Talenta, dan perangkat daerah terkait.
Dalam forum tersebut, Tim Komite Talenta Kabupaten Mojokerto yang dipimpin Sekretaris Daerah memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan, mulai dari pemetaan kompetensi ASN, penguatan database talenta daerah, hingga penyusunan rencana suksesi jabatan yang terintegrasi dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyampaikan apresiasi kepada BKN atas pendampingan yang diberikan selama proses penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan instrumen penting untuk membangun birokrasi yang adaptif dan profesional di tengah tuntutan perubahan yang semakin dinamis.
“Dengan manajemen talenta yang tertata dengan baik, diharapkan akan melahirkan ASN-ASN yang kompeten, berintegritas, dan memiliki etos kerja tinggi. Kami berharap mendapatkan evaluasi dan masukan konstruktif dari BKN Pusat agar penerapannya di Kabupaten Mojokerto benar-benar selaras dengan standar nasional,” ujarnya.
Menurut Gus Barra, penerapan Sistem Merit tidak hanya bertujuan memenuhi aspek administratif kepegawaian, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Mari kita jadikan momentum expose ini sebagai batu loncatan untuk membawa ASN Kabupaten Mojokerto menjadi ASN yang profesional, lincah (agile), dan berdaya saing,” tambahnya.
Agenda tersebut sekaligus menjadi forum evaluasi dan supervisi langsung dari BKN RI terhadap implementasi Sistem Merit di Kabupaten Mojokerto. Berbagai masukan dan rekomendasi strategis yang diberikan akan menjadi dasar penyempurnaan kebijakan pengelolaan ASN ke depan.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan BKN Kantor Regional II Surabaya dalam mempercepat penerapan manajemen talenta ASN, sekaligus mendukung Misi Pertama Catur Abhipraya Mubarok, yakni meningkatkan pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Ke depan, Pemkab Mojokerto berkomitmen terus memperkuat implementasi manajemen talenta secara berkelanjutan guna menciptakan birokrasi yang profesional, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. *Adv/ds
#kabupatenmojokerto #diskominfokabupatenmojokerto
