Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat kunjungan ke SMK Mutiah Ngoro, Mojokerto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Pemerintah mulai merealisasikan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun Anggaran 2026 dengan terobosan baru. Untuk pertama kalinya, bantuan pendidikan tersebut diberikan kepada peserta didik jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dari keluarga kurang mampu.
Kebijakan ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026). Ia menegaskan bahwa penyaluran PIP 2026 telah berjalan dan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan data penerima yang telah diverifikasi.
“Program Indonesia Pintar sudah mulai kami salurkan. Tahun ini ada kebijakan baru, yakni PIP untuk jenjang TK,” kata Abdul Mu’ti dalam wawancara bersama wartawan.
Menurutnya, pada tahun ini pemerintah menargetkan sebanyak 888.000 murid TK dari keluarga prasejahtera sebagai penerima PIP. Langkah tersebut diambil untuk memastikan akses pendidikan dapat dirasakan sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
“Sebanyak 888.000 murid TK dari keluarga tidak mampu akan menerima PIP pada tahun anggaran 2026,” ujarnya.
Abdul Mu’ti menjelaskan, setiap murid TK penerima PIP akan mendapatkan bantuan sebesar Rp450.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan anak usia dini, mulai dari perlengkapan belajar hingga penunjang kegiatan sekolah.
“Untuk jenjang TK, PIP diberikan sebesar Rp450.000 per anak,” jelasnya.
Ia menambahkan, perluasan PIP ke jenjang pendidikan anak usia dini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat dan merata. Selama ini, PIP telah menyasar siswa dari keluarga kurang mampu di berbagai jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Dengan adanya kebijakan baru ini, pemerintah berharap tidak ada lagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang tertinggal dalam mengakses pendidikan sejak tahap awal, sekaligus menekan kesenjangan pendidikan di masa mendatang.(Dsy)
