Petugas mengecek data warga binaan lapas kelas IIB Mojokerto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus berupaya memastikan keakuratan data warga binaan melalui kegiatan sinkronisasi data yang dilaksanakan pada Selasa (27/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) bersama petugas pengamanan sebagai bagian dari penguatan pengawasan dan pengendalian keamanan di dalam lingkungan lapas.
Sinkronisasi dilakukan dengan mencocokkan data faktual hasil apel kamar hunian yang rutin digelar dengan data administrasi yang tercatat dalam Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), serta pembaruan informasi pada papan sterk.
Melalui proses ini, petugas melakukan pemutakhiran status narapidana dan tahanan guna memastikan seluruh data warga binaan tercatat secara akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa sinkronisasi data merupakan langkah strategis dalam mendukung tugas pengamanan di lapas.
“Data yang akurat menjadi dasar utama dalam pengawasan dan pengamanan. Sinkronisasi ini juga merupakan bagian dari mitigasi risiko agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tegas Rudi Kristiawan.
Ia menambahkan, pembaruan data warga binaan diharapkan dapat mempermudah pelaksanaan tugas pengamanan sekaligus meningkatkan ketertiban administrasi di lingkungan Lapas Mojokerto.
Dengan pelaksanaan sinkronisasi data secara berkelanjutan, Lapas Mojokerto berkomitmen menjaga akurasi data warga binaan demi mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan kondusif.*dsy
