Pangdivif 2 Kostrad saat menandatangani prasasti jembatan. (suaraharianpagi.id/ds)
Pasuruan – suaraharianpagi.id
Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., meresmikan Jembatan Printis Garuda yang dibangun oleh Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10/JP/2 Kostrad di Kelurahan Bakalan, Kota Pasuruan, Jumat (26/6).
Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan H. Nawawi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan serta masyarakat setempat.
Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun mengatakan pembangunan Jembatan Printis Garuda merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses transportasi.
Menurutnya, pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari program yang diinisiasi pemerintah melalui Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Dengan kemampuan yang dimiliki satuan zeni, Yonzipur 10 Kostrad mendapat tugas untuk membangun jembatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Ini merupakan program pemerintah yang diperintahkan langsung oleh Bapak Presiden untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akses di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Pangdivif.
Ia menjelaskan, Divif 2 Kostrad memperoleh tugas membangun dua jembatan di wilayah Kota Pasuruan. Jembatan Printis Garuda di Kelurahan Bakalan menjadi proyek pertama yang telah selesai dikerjakan dan diresmikan. Jembatan gantung tersebut memiliki panjang sekitar 25 meter dan menjadi karya perdana Yonzipur 10 Kostrad di wilayah Pasuruan.
Sementara satu titik pembangunan lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan dijadwalkan akan segera diresmikan dalam waktu dekat.
Pangdivif berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan jembatan tersebut dengan baik. Ia juga mengingatkan agar jembatan gantung tidak dilintasi kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas demi menjaga keamanan dan umur konstruksi.
“Karena ini merupakan jembatan gantung, kami berharap tidak digunakan untuk kendaraan dengan beban yang melampaui kapasitas agar tetap aman dan awet,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Pasuruan H. Nawawi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Divif 2 Kostrad dan Yonzipur 10 Kostrad, atas kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Printis Garuda memberikan manfaat besar bagi warga Kelurahan Bakalan yang sebelumnya harus menempuh jalur memutar untuk beraktivitas, mulai dari berbelanja, mencari nafkah, hingga mengantar anak ke sekolah.
“Semoga jembatan ini membawa manfaat yang besar bagi masyarakat, baik untuk mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, perdagangan, maupun aktivitas pertanian,” ungkapnya.
Dengan diresmikannya Jembatan Printis Garuda, akses masyarakat menuju pusat perekonomian dan layanan pendidikan kini menjadi lebih cepat, mudah, dan aman. Divif 2 Kostrad juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. *ry
