Kegiatan penguatan peran RT/RW dan Satlinmas di Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto.(suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendorong masyarakat kembali menghidupkan budaya gotong royong melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan pos keamanan lingkungan (Poskamling).
Menurut Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, keamanan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, keberadaan siskamling di setiap lingkungan perlu dijaga agar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.
“Keamanan, kenyamanan kota ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita yang tinggal di dalamnya, nyaman dan tidaknya, kondusif dan tidaknya, itu tanggung jawab kita bareng-bareng,” ujar Ning Ita saat memberikan penguatan peran RT/RW dan Satlinmas di Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto, Selasa (8/9).
Ia mengingatkan agar aktivitas siskamling tidak hanya digiatkan ketika menghadapi penilaian maupun perlombaan. Menurutnya, ronda dan Poskamling harus menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).
Ning Ita juga meminta jajaran kecamatan, kelurahan, Satpol PP, RT/RW, hingga unsur masyarakat memperkuat koordinasi. Sinergi tersebut diperlukan agar Poskamling tidak hanya tersedia secara fisik, tetapi benar-benar aktif dan mampu memberikan manfaat bagi warga.
“Kalau kota ini, kelurahan ini aman, nyaman, tenteram, kondusif, manfaatnya juga dirasakan oleh warga sendiri,” tegasnya.
Ia berharap semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan keterlibatan warga dan koordinasi yang solid bersama pemerintah, keamanan serta ketenteraman di tingkat lingkungan dapat dipelihara secara berkelanjutan. *ds
#ningita #pemkotmojokerto #diskominfokotamojokerto
