Menu Makan Bergizi Gratis.(Suaraharianpagi.id/Bun)
Sampang — Suaraharianpagi.id
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Dharma Camplong kembali disorot. Menu makan siang yang dikirim ke salah satu sekolah di Kecamatan Camplong pada Senin, 18 November 2025, diduga mengandung ulat belatung. Sejumlah murid disebut menghentikan makan karena merasa jijik.
Informasi tersebut diterima dari seorang kepala sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan, sebut saja R.
“Saya terima menu MBG hari Senin. Setelah baca doa makan, beberapa murid bilang, ‘makanan saya ada ulatnya’. Saya cek sendiri, ternyata benar ada ulatnya, Mas,” ujar R.
Temuan itu kemudian memicu keramaian dalam grup WhatsApp MBG. Namun menurut pelapor, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) justru menepis adanya belatung dan menyebut bahwa ulat tersebut berasal dari kacang panjang.
Wartawan juga mencoba meminta konfirmasi kepada Mitra MBG, Nurul Laili, pemilik Dapur Dharma Camplong. Namun jawaban yang diberikan sangat singkat.
“Mohon maaf sekolah mana, Mas? Silakan konfirmasi ke KA SPPG melalui PIC sekolah,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Dari tangkapan layar yang dikirimkan pelapor, terlihat beberapa guru mengeluhkan adanya ulat pada makanan murid. Sayangnya, respons KSPPG dinilai tidak serius dan bahkan bernada gurauan, sehingga menimbulkan kekecewaan dan perdebatan di kalangan guru.
Kasus ini memunculkan kembali pertanyaan soal kualitas makanan yang disajikan Dapur Dharma Camplong.
Hal ini perlu ada pemeriksaan dan klarifikasi resmi dari pihak terkait, terlebih karena masalah ini menyangkut konsumsi anak sekolah.
Sebelumnya, Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, telah mengingatkan seluruh petugas MBG untuk bekerja profesional.
“Jangan main-main dengan MBG. Kalau ketahuan main-main, tahu sendiri nanti,” tegasnya.*Bun
