Kebakaran kandang ayam di Dusun Mrisan, Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto : Istimewa]
Mojokerto — Suaraharianpagi.id
Kebakaran melanda dua unit kandang ayam pedaging di Dusun Mrisan, Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, , Sabtu (21/2/2026) petang. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kebocoran tabung LPG pada oven penghangat kandang.
Insiden bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat pekerja kandang yang berada di lokasi mendengar suara mencurigakan dari dalam bangunan. Tak lama berselang, api terlihat muncul dari bagian oven pemanas yang digunakan untuk menjaga suhu kandang anak ayam.
Kapolsek Jatirejo, , menjelaskan bahwa pekerja sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, kobaran api cepat membesar karena struktur kandang sebagian besar terbuat dari kayu dan material mudah terbakar.
“Api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan kandang. Dua kandang yang posisinya berdekatan ikut terbakar,” ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut, dua kandang berukuran masing-masing sekitar 16 x 60 meter persegi hangus dilalap api. Di dalamnya terdapat sekitar 30 ribu anak ayam pedaging berusia empat hari. Sebagian besar ayam mati terbakar, sementara sekitar dua ribu ekor berhasil diselamatkan oleh para pekerja.
Sekitar pukul 18.40 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman. Proses pemadaman berlangsung hingga malam hari karena api masih menyala di sekam dan pakan ayam.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat dua bangunan kandang beserta isinya mengalami kerusakan parah.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta mendata total kerugian yang dialami pemilik kandang.(Dsy)
