Pelaksanaan penyuluhan bahaya narkoba yang digelar di Aula Makodim 0815, Jalan Majapahit. (suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Komitmen Kodim 0815/Mojokerto dalam memerangi penyalahgunaan narkoba kembali ditegaskan melalui pelaksanaan penyuluhan bahaya narkoba yang digelar di Aula Makodim 0815, Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jumat (28/11).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya satuan memperkuat ketahanan prajurit, keluarga, dan lingkungan masyarakat terhadap ancaman narkotika.
Hadir sebagai narasumber utama, dr. Yeti Musfiroh, Sp.PK, dokter Rumkitban Mojokerto, bersama Paurdukkes Denkesyah Mojokerto Letda Ckm Sutiyono dan anggota. Perwakilan Babinsa Koramil 1–19, Danpos Mojoanyar, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX Mojokerto turut menjadi peserta.
Mengawali kegiatan, Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi menegaskan bahwa situasi penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah masuk kategori darurat. Meski regulasi mulai dari UU Nomor 35 Tahun 2009 hingga Inpres Nomor 2 Tahun 2020 telah diterbitkan, laju penyalahgunaan narkotika masih meningkat.
“Undang-undang dan Inpres ini adalah wujud keseriusan pemerintah. Indonesia Bebas Narkoba adalah hal absolut demi keselamatan generasi penerus,” ujarnya.
Mayor Suwadi juga meminta seluruh Danramil dan anggotanya untuk memperkuat pengawasan internal dan menjauhkan prajurit maupun keluarga dari narkoba.
“Mari bersama-sama memerangi narkotika. Katakan tidak pada narkoba. Hidup sehat tanpa narkoba adalah modal SDM unggul menuju Indonesia Maju,” tegasnya.
Dalam sesi lanjutan, dr. Yeti memaparkan penggolongan narkotika, penyebab penyalahgunaan, serta dampaknya baik secara kesehatan, sosial, maupun hukum. Ia menekankan bahwa peran keluarga menjadi faktor paling menentukan dalam pencegahan.
“Rumah yang harmonis, komunikasi yang baik, dan pengawasan orang tua adalah benteng utama agar generasi muda tidak terjerumus,” jelasnya.
Para peserta juga mendapatkan sejumlah tips pencegahan, mulai dari memperkuat iman dan takwa, selektif dalam memilih pergaulan, berani menolak ajakan negatif, hingga aktif mengisi waktu luang dengan kegiatan produktif.
Sebagai bentuk komitmen nyata P4GN, kegiatan ditutup dengan tes urine bagi perwakilan prajurit dan PNS Kodim 0815/Mojokerto. Pemeriksaan tersebut menjadi langkah tegas satuan untuk memastikan bahwa seluruh anggota terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Kodim 0815 menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam memastikan lingkungan TNI dan keluarga besar Kodim tetap bersih dari narkoba, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat Mojokerto yang sehat dan berdaya melawan penyalahgunaan narkotika. *pendim0815/ds
