Anggota Kodim0815/mojokerto saat latihan penanggulangan kebakaran di Makoramil 0815/01 Pralon. (suaraharianpagi.id/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Kodim 0815/Mojokerto menggelar latihan penanggulangan kebakaran dengan memanfaatkan kendaraan pemadam kebakaran (fire truck) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Makoramil 0815/01 Pralon, Jalan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (23/4).
Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel kewilayahan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di wilayah binaan.
Puluhan personel tampak mengikuti pelatihan dengan antusias. Mereka mendapatkan materi mulai dari pengenalan peralatan, teknik pengoperasian kendaraan pemadam kebakaran, hingga praktik langsung pemadaman api. Simulasi dilakukan secara realistis dengan menggambarkan kondisi kebakaran di area terbuka, sehingga prajurit mampu memahami langkah penanganan awal secara cepat dan tepat.
Koordinator latihan, Bambang Adiatmoko, menjelaskan bahwa pelatihan ini penting seiring adanya pengadaan unit pemadam kebakaran dari Kementerian Pertahanan yang didistribusikan ke satuan kewilayahan.
Ia mengungkapkan, sebelumnya dirinya bersama satu personel lainnya telah mengikuti pelatihan intensif selama lima hari di lingkungan Kodam V/Brawijaya, tepatnya di Yonif 516, guna mempelajari teknis operasional kendaraan damkar.
“Pelatihan ini bertujuan agar personel memahami cara pengoperasian unit pemadam kebakaran secara benar. Ilmu yang didapat akan diteruskan kepada anggota lainnya, sehingga saat terjadi kebakaran, personel dapat bertindak cepat dan tidak kebingungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kendaraan damkar yang dimiliki memiliki kapasitas sekitar 4.500 liter air, sehingga difungsikan sebagai respons awal di lokasi kejadian. Untuk kebakaran berskala besar, tetap diperlukan koordinasi dengan dinas pemadam kebakaran setempat.
Sementara itu, Pasiops Kodim 0815/Mojokerto, Subini, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran.
“Kami ingin membantu pemerintah daerah, baik Kabupaten maupun Kota Mojokerto, dalam penanganan kebakaran. Ke depan, sinergi dengan instansi terkait akan terus diperkuat agar penanganan lebih optimal,” ungkapnya.
Dalam latihan ini, sekitar 60 personel dilibatkan, termasuk unsur pendukung lainnya. Koramil 0815/01 Pralon dipilih sebagai lokasi penempatan unit damkar karena dinilai strategis dan mampu menjangkau wilayah sekitar dengan cepat.
Selain itu, dua tim pemadam kebakaran juga telah dibentuk dan disiagakan untuk merespons kondisi darurat sewaktu-waktu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Kodim 0815/Mojokerto memiliki kemampuan dasar dalam penanggulangan kebakaran, sehingga dapat menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga keselamatan wilayah. *pendim0815/ds
Tag :
#kodim0815/mojokerto
