Kebakaran home industri sepatu di desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Mojokerto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Sebuah bangunan home industri sepatu di Dusun Kedungmaling, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, dilalap api pada Kamis (29/1/2026) dini hari. Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dan menghanguskan bangunan beserta sejumlah aset produksi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melihat kobaran api membesar dari dalam bangunan pabrik sepatu yang berada di Gang 3 RT 20 RW 08. Khawatir api merembet ke permukiman warga yang padat, masyarakat segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.
Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polsek Sooko Polres Mojokerto di bawah pimpinan Kapolsek AKP Syaiful Isro’, S.H. bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan pengamanan area, pengaturan lingkungan sekitar, serta membantu proses pemadaman api.
“Kami segera mengamankan lokasi, melakukan lokalisir area, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran agar api tidak meluas dan situasi tetap aman,” ujar AKP Syaiful Isro’, S.H.
Sementara itu, Danru Pos 1 Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga atas nama Ahmad Ainun Najib dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengirimkan unit ke lokasi. Kondisi bangunan yang berdekatan dengan rumah warga membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan ekstra hati-hati,” kata Sukamto.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto dan satu unit mobil pemadam dari Kota Mojokerto diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman melibatkan unsur Polsek dan Koramil setempat, PMI Kabupaten Mojokerto, relawan, serta warga sekitar.
Api dengan cepat membakar material yang mudah terbakar, seperti bahan baku sepatu, mesin produksi, serta bangunan home industri dengan luas area terdampak sekitar 200 meter persegi. Petugas berjibaku melakukan pemadaman selama beberapa jam.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.15 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa,” jelas Sukamto.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, Kapolsek Sooko menyebutkan kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp300 juta,” ungkap AKP Syaiful Isro’, S.H.
Usai kejadian, petugas kepolisian tetap melakukan pengamanan dan lokalisir area guna mencegah potensi bahaya lanjutan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. BPBD Kabupaten Mojokerto juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan melalui Pusdalops untuk tindak lanjut lebih lanjut.
Kapolsek Sooko mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di lingkungan industri rumahan, serta segera melapor kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat di sekitarnya.*dsy
