Tiga titik kebakaran terpantau di wilayah Kecamatan Gondang dan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Resort 06 Mojokerto, Minggu (23/8). Tiga titik kebakaran terpantau di wilayah Kecamatan Gondang dan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.
Titik api berada di Blok Senikir dan Blok Kingking, di atas Dusun Gagan, Desa Begaganlimo, serta Blok Bukit Semar di atas Desa Dilem, Kecamatan Gondang.
Laporan kebakaran diterima personel Tahura sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus penanganan terhadap titik api.
Personel Koramil 0815/18 Gondang bersama unsur Tahura, BPBD Kabupaten Mojokerto, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Begaganlimo diterjunkan ke kawasan hutan tersebut.
Danramil 0815/18 Gondang Kapten Inf Warudi memimpin langsung penanganan di lapangan bersama tiga personel Koramil. Selain itu, terdapat empat personel Polsek, enam personel BPBD Kabupaten Mojokerto, Kepala Resort 06 Tahura Gandi Eka Sahriyal bersama 14 personel, serta 12 anggota MPA Desa Begaganlimo.
Medan yang sulit dengan vegetasi cukup rapat dan banyak bagian yang kering menjadi kendala dalam proses pemadaman. Berdasarkan informasi awal dari pihak Tahura, kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang diduga membuat api lebih mudah merambat melalui vegetasi kering.
“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak bersama personel Koramil untuk memastikan kondisi di lapangan. Karena lokasinya berada di kawasan hutan dengan medan yang cukup sulit dan vegetasi yang kering, penanganannya membutuhkan kewaspadaan serta koordinasi yang baik antarunsur,” ujar Kapten Inf Warudi.
Menurutnya, keterlibatan TNI bersama unsur lainnya merupakan bagian dari upaya mempercepat penanganan sekaligus mencegah kobaran api meluas ke kawasan hutan lainnya.
“Kami bersama Tahura, BPBD, Polri dan MPA berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan titik api. Prioritas kami adalah mencegah api merambat dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman,” jelasnya.
Petugas juga melakukan pemantauan terhadap area yang telah berhasil dipadamkan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dua Titik Berhasil Dipadamkan
Penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan petugas. Hingga sekitar pukul 22.00 WIB, api di Blok Kingking dan Blok Senikir berhasil dipadamkan.
Sementara itu, titik api di kawasan Blok Bukit Semar masih dalam proses penanganan dan pengawasan petugas.
“Alhamdulillah, untuk Blok Senikir dan Blok Kingking sudah berhasil dipadamkan. Sementara di Blok Semar masih dilakukan penanganan dan pemantauan. Untuk titik yang belum sepenuhnya padam, pemadaman akan dilanjutkan oleh petugas Tahura pada pagi hari dengan tetap berkoordinasi bersama unsur terkait,” kata Warudi.
Pemadaman di titik yang masih terbakar dijadwalkan kembali dilanjutkan petugas Tahura pada Senin (24/8) pagi. Unsur terkait juga tetap melakukan pemantauan guna memastikan tidak ada titik api baru maupun bara yang kembali menyala.
Lokasi Karhutla tersebut berada sekitar lima kilometer dari permukiman warga Dusun Gagan, Desa Begaganlimo. Hingga penanganan berlangsung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut.
Petugas gabungan terus bersiaga untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dan mencegah kebakaran meluas ke area lain. *ds/pendim0815
#api #kebakaran #kodim0815 #koramil #hutan #bpbd
