Peringatan HUT ke-81 TNI di Mojokerto menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah, Polri, dan masyarakat.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Semangat pengabdian dan kebersamaan TNI bersama rakyat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Mojokerto, Senin (5/10).
Rangkaian peringatan tersebut diawali dengan upacara di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) dan halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jalan Ahmad Yani Nomor 16, Kota Mojokerto. Upacara dipimpin Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int. selaku Inspektur Upacara.
Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara diikuti sekitar 750 peserta yang terdiri atas personel TNI, Polri, ASN, serta pelajar.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kasrem 082/CPYJ Letkol Arh Imam Musahirul, M.H., S.IP., yang mewakili Danrem 082/CPYJ, Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., jajaran Forkopimda Mojokerto Raya, para Dan/Ka Balak jajaran Korem 082/CPYJ, para Pasi dan Danramil Kodim 0815/Mojokerto, serta pejabat terkait lainnya.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit serta ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Panglima TNI juga menekankan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus terus dijaga. Penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, profesionalisme, serta integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Momentum HUT ke-81 ini harus menjadi tonggak dalam memperteguh tekad kita untuk menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil dan makmur,” demikian salah satu penekanan dalam amanat Panglima TNI.
Selain itu, seluruh prajurit dan ASN TNI didorong menjadikan PRIMA sebagai budaya dalam pengabdian, dengan mengedepankan sikap Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis serta tantangan tugas ke depan.
Usai upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan acara tasyakuran di Pendopo GMT Pemkab Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Menurut Gus Bupati, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Kolaborasi dengan TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting untuk mewujudkan pembangunan yang aman dan berkelanjutan.
“Dalam menjalankan pembangunan daerah, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan yang sangat dibutuhkan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri,” kata Gus Bupati.
Ia menilai tema HUT ke-81 TNI memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan TNI sejak awal berdirinya. Kekuatan TNI, kata dia, tumbuh bersama rakyat dan senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kekuatan TNI tumbuh bersama rakyat, hadir di tengah masyarakat, dan menjalankan tugas dengan semangat menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Gus Bupati juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian TNI selama 81 tahun. Ia berharap sinergi yang selama ini terjalin antara TNI dan pemerintah daerah dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap di usia ke-81 ini, TNI semakin kuat, semakin profesional, semakin dekat dengan rakyat, dan semakin solid dalam menjalankan tugas,” tandasnya.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Mojokerto tersebut berlangsung khidmat sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah, Polri, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga dalam menjaga keutuhan wilayah, mempertahankan kedaulatan, serta mendukung pembangunan menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. *ds




