Gus Barra beri sambutan saat menghadiri Gebyar Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia ke-75 di Pendopo Graha Maja Tama. (suaraharianpagi.id/ds)
Kabupaten Mojokerto – suaraharianpagi.id
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan pentingnya memberikan perhatian penuh terhadap kesehatan ibu hamil dan bayi. Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan sejak dini harus menjadi prioritas agar tidak ada lagi kasus kematian ibu maupun bayi akibat terlambat memperoleh layanan kesehatan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barra saat menghadiri Gebyar Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Sabtu (11/7).
“Tidak boleh ada satu pun ibu yang kehilangan nyawa karena terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan, dan tidak boleh ada satu pun bayi kehilangan kesempatan hidup akibat keterlambatan penanganan,” tegas Gus Barra.
Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga kesehatan ibu hamil tidak hanya berada di tangan tenaga kesehatan, tetapi juga menjadi peran seluruh anggota keluarga. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mengabaikan pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) sebagai langkah penting dalam menjaga keselamatan ibu dan janin.
Menurutnya, pemeriksaan kehamilan secara rutin bukan sekadar memantau pertumbuhan janin, melainkan menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai risiko maupun komplikasi yang dapat muncul selama masa kehamilan hingga persalinan.
“Jangan pernah mengabaikan pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC). Pemeriksaan kehamilan bukan sekadar memastikan janin tumbuh dengan baik, tetapi menjadi kunci utama untuk mendeteksi secara dini berbagai risiko yang dapat membahayakan keselamatan ibu maupun bayi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Gus Barra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan di Kabupaten Mojokerto atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menilai peran bidan tidak hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga menjadi pendamping sekaligus sahabat bagi para ibu dan keluarga.
Oleh sebab itu, ia berharap Ikatan Bidan Indonesia terus memperkuat organisasi, meningkatkan kompetensi anggotanya, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat.
“Kehadiran bidan di tengah masyarakat menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan. Karena itu saya berharap Ikatan Bidan Indonesia terus memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggotanya, serta memperluas kolaborasi. Sinergi yang kuat akan melahirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Peringatan HUT IBI ke-75 Kabupaten Mojokerto berlangsung semarak dan diikuti ratusan peserta. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang dihadiri Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian dan Sekretaris Daerah Teguh Gunarko. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama serta seminar kesehatan yang menghadirkan narasumber dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) MERR Surabaya. *ds
Tag :
#kabupatenmojokerto #diskominfokabupatenmojokerto #ibikabupatenmojokerto
