Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., memberikan pembekalan peserta Diklat KKRI di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto. (suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Komandan Kodim (Dandim) 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Kepemimpinan Pemuda Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Kota Mojokerto Tahun 2026 di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Jumat (26/6).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi, S.I.P., M.Si., Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporapar) Kota Mojokerto Ani Wijaya, S.E., M.M., Kepala Pelaksana BPBD Kota Mojokerto Ganesh Pressiantantra Khresnawan, S.STP., M.Si., para pembina KKRI, serta seluruh peserta diklat.
Dalam materinya, Letkol Inf Abi Swanjoyo menekankan pentingnya memiliki visi dan tujuan hidup yang jelas sebagai bekal bagi generasi muda dalam menyongsong masa depan dan mengambil peran sebagai calon pemimpin bangsa.
Ia juga mengingatkan peserta untuk memahami berbagai tantangan global, mulai dari konflik internasional hingga dampak globalisasi yang dapat memengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar berupa kekayaan alam, keamanan, serta keberagaman yang harus dijaga sebagai modal pembangunan.
Selain itu, Dandim mengajak generasi muda memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif dan bertanggung jawab. Di tengah derasnya arus informasi digital, karakter yang kuat menjadi modal utama agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
“Pemuda harus menjadi agen perubahan, mampu menjaga pertahanan digital, serta mempersiapkan diri sebagai estafet kepemimpinan bangsa. Karena itu, milikilah harapan dan tujuan hidup yang jelas agar setiap langkah yang diambil memiliki arah dan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Letkol Inf Abi Swanjoyo.
Ia menambahkan, nilai-nilai religius, kejujuran, gotong royong, toleransi, semangat kebangsaan, serta cinta tanah air harus terus ditanamkan dalam diri setiap pemuda. Menurutnya, pembangunan karakter merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sebagaimana pesan yang pernah disampaikan Presiden pertama RI, Soekarno.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi menyampaikan bahwa makna kemerdekaan bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi juga terbebas dari berbagai bentuk penderitaan dan tekanan yang harus diisi dengan sikap bertanggung jawab.
Ia menilai Diklat Kepemimpinan Pemuda KKRI menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil wali kota juga mengingatkan peserta agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta menggunakan media digital secara bijaksana, mengingat setiap aktivitas di ruang digital akan meninggalkan jejak yang dapat memengaruhi masa depan.
“Pancasila adalah dasar sekaligus perekat kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, mari kita jaga persatuan, bersikap kritis terhadap setiap informasi, serta memanfaatkan media digital secara bertanggung jawab,” pesannya.
Usai menerima pembekalan, seluruh peserta bersama para pembina bertolak menuju Balai Diklat Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, untuk mengikuti rangkaian Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan Pemuda Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026. *ds
Tag :
#kodim0815/mojokerto #dandim0815/mojokerto #pendim0815/mojokerto
