Kondisi bus Eka usai tabrak kendaraan tak dikenal di tol Sumo.(dokumen PJR Polda Jatim)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) KM 727 jalur A, pada Jumat (24/10) sekitar pukul 04.26 WIB.
Sebuah bus Eka bernomor polisi S 7805 US menabrak kendaraan lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya karena tidak berada di lokasi saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Bus yang dikemudikan Sri Yulianto (50), warga Boyolali, Jawa Tengah, diketahui melaju dari arah Banjarnegara menuju Surabaya melalui lajur cepat. Saat tiba di KM 727/A, diduga pengemudi kurang menjaga jarak aman sehingga menabrak kendaraan di depannya.
Akibat insiden tersebut, satu orang yaitu kernet bus bernama Mardi Jaya (32), warga Surabaya, mengalami luka berat yang diduga berupa patah tulang pada kaki kiri. Sementara pengemudi bus dinyatakan selamat tanpa luka.
Posisi akhir bus berhenti di bahu jalan dalam keadaan normal menghadap ke timur. Cuaca dilaporkan cerah dan arus lalu lintas landai serta lancar saat kecelakaan terjadi.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan adanya kecelakaan tersebut dan menegaskan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi dalam menjaga jarak aman.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan awal, kecelakaan terjadi karena pengemudi bus diduga kurang menjaga jarak aman saat melaju di lajur cepat. Kami masih menelusuri kendaraan yang terlibat di depan karena tidak ditemukan di lokasi,” ujar AKBP Hendrix.
Kerugian materi akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta, sementara kerusakan pada sarana tol masih dalam proses pendataan.
Petugas PJR 314 Bripka Agus dan Bripka Umar bersama pengelola Tol Sumo telah melakukan tindakan cepat di lapangan, antara lain:
– Mendatangi TKP dan mengamankan lokasi;
– Melakukan pengaturan arus lalu lintas;
– Melaksanakan olah TKP dan dokumentasi;
– Mencari keterangan saksi;
– Mengevakuasi barang bukti ke Pos WIKA JSM.
AKBP Hendrix juga mengimbau para pengemudi untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman saat berkendara di jalan tol.
“Kami mengingatkan agar seluruh pengemudi meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melaju di kecepatan tinggi. Keselamatan di jalan tol sangat bergantung pada disiplin dalam menjaga jarak dan fokus saat berkendara,” tegasnya.
Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kendaraan yang terlibat tabrakan dari arah depan. *dsy
