Peletakan batu pertama pembangunan rumah milik Ibu Riyati Oleh Bupati. (suaraharianpagi.id/ds)
Kabupaten Mojokerto – suaraharianpagi.id
Komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Mojokerto Muhammad Albarra di Kecamatan Jatirejo, Rabu (7/12).
Monev pembangunan RTLH dilaksanakan di Desa Padangasri dan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah milik Ibu Riyati. Program tersebut masuk dalam kategori Pembangunan Baru Rumah Swadaya (PBRS) dengan dukungan anggaran sebesar Rp50 juta. Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan kualitas hunian warga sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat desa.
Selain meninjau pembangunan RTLH, Bupati Albarra juga menyerahkan bantuan kursi roda tipe Zippie kepada seorang warga penyandang disabilitas di Desa Gading, Kecamatan Jatirejo. Bantuan tersebut diberikan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial dan kemudian diverifikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto.
Dalam keterangannya, Bupati Albarra menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait kondisi sosial di lingkungan sekitar agar bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran.

“Pada kesempatan ini saya didampingi Kepala Dinas Sosial. Salah satu warga, Bu Nur, menyampaikan komentar di media sosial terkait adanya penyandang disabilitas yang belum pernah menerima bantuan. Setelah diverifikasi oleh Dinas Sosial dan dilakukan kunjungan lapangan, ternyata benar. Hari ini kami serahkan bantuan kursi roda Zippie kepada yang bersangkutan,” jelas Bupati Albarra.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, termasuk melalui media sosial, sebagai sarana menyerap aspirasi dan masukan secara langsung.
“Masukan dari masyarakat sangat membantu kami untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Terima kasih atas partisipasi dan kepedulian warga,” imbuhnya.
Langkah tersebut menjadi wujud nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menjalankan program pembangunan dan bantuan sosial sesuai kebutuhan riil masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga, pemerintah daerah optimistis pelayanan publik dapat terus ditingkatkan secara transparan dan berkeadilan. *ds
