Jombang – suaraharianpagi.id
Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., menunjukkan komitmen serius dalam percepatan penurunan angka stunting dengan meninjau langsung pelaksanaan program Anting Berlian (Aksi Nyata Pemkab Jombang Tangani Stunting Berkelanjutan) di Puskesmas Mojowarno, Senin (5/5).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang akrab disapa Abah Bupati ini menyaksikan berbagai kegiatan penanganan stunting yang melibatkan kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix. Program Anting Berlian mencakup layanan promotif di posyandu, pemeriksaan kesehatan di puskesmas, hingga penanganan oleh dokter spesialis anak di rumah sakit maupun puskesmas melalui sistem fast track.
“Saya hadir di sini untuk memastikan program Anting Berlian berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menekan angka stunting di Kabupaten Jombang,” ujar Bupati Warsubi.
Pada kesempatan itu, Bupati secara simbolis membagikan susu gratis kepada kelompok rentan, yakni 90 balita stunting, 203 balita wasting, dan 100 ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK). Sebanyak 14.760 dus susu disalurkan ke seluruh puskesmas di Kabupaten Jombang secara serentak.
“Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen memastikan ketersediaan makanan bergizi bagi kelompok rentan. Pemberian susu gratis ini adalah bentuk nyata komitmen kami,” tegasnya.
Bupati Warsubi juga mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Jombang per April 2025 berada di angka 4,17%, melampaui target nasional. Ia menargetkan angka tersebut turun hingga 3% pada akhir 2025 melalui sinergi lintas sektor.
Kegiatan ini turut melibatkan 33 puskesmas lain secara daring. Dalam dialognya, para petugas puskesmas menyampaikan optimisme terhadap upaya bersama dalam mendorong pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, M.KP., menjelaskan bahwa program Anting Berlian bertujuan mempercepat penanganan stunting, mempermudah akses layanan, dan meningkatkan kolaborasi antar pihak.
“Program ini mencakup penanganan balita stunting dan wasting oleh dokter spesialis anak dan puskesmas, pemeriksaan ibu hamil KEK oleh dokter kandungan, pemberian susu gratis, konseling gizi, akupresur, serta bantuan paket gizi dari berbagai mitra,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Jombang Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, istri Wakil Bupati Ning Ema Erfina Salmanudin, Ketua DWP Ny. Lilik Agus Purnomo, unsur Forkopimda, organisasi profesi, akademisi, tokoh agama, dan kader posyandu. Kehadiran Bupati diharapkan menjadi dorongan kuat untuk terus memperkuat gerakan menuju Jombang bebas stunting. *ryan
