Kegiatan diawali kirab membawa bendera dari Maha Vihara Majapahit, melintasi jalan desa(suaraharianpagi.id/dok.kodim)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Dusun Kedung Wulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, tampak semarak pada Selasa (12/8).
Tiga Pilar Desa Bejijong bersama tokoh lintas agama, ormas Banser dan GP Ansor, Linmas, mahasiswa, hingga warga desa, kompak mengibarkan bendera merah putih secara serentak untuk menyongsong HUT ke-80 Republik Indonesia.
Aksi ini menjadi simbol persatuan dan kebersamaan lintas sektoral. Sejumlah tokoh hadir, antara lain Kepala Desa Bejijong Pradana Tera Mardiatna, S.I.Kom., Rohaniawan Buddha Maha Vihara Mojopahit Y.L. Samanera Eka Dhamma, Romo/Pandita Maha Vihara Mojopahit, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Kabupaten Mojokerto U.P. Dharmapalo Saryono, Babinsa Bejijong Serka Ahmad Mulyadi, dan Bhabinkamtibmas Aipda Ady Susanto.
Kegiatan diawali kirab pembawa bendera dari Maha Vihara Majapahit, melintasi jalan desa, lalu dilanjutkan pemasangan bendera di rumah warga, kantor, serta titik strategis lainnya.
Partisipasi beragam unsur masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan menambah nuansa guyub rukun dan mempertegas makna persatuan.
Kepala Desa Bejijong, Pradana Tera Mardiatna, menegaskan bahwa pengibaran bendera ini menjadi cerminan kekuatan persatuan di tengah keberagaman.
“Semangat kemerdekaan bukan hanya milik satu golongan, tetapi seluruh rakyat Indonesia. Kami melibatkan semua elemen agar persatuan tetap terjaga. Perbedaan justru menjadi kekuatan untuk membangun desa dan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Bejijong, Serka Ahmad Mulyadi, mengingatkan pentingnya menjaga warisan semangat perjuangan. “Tema tahun ini, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, harus menjadi dorongan untuk terus berjuang. Persatuan yang kita tunjukkan hari ini adalah kelanjutan perjuangan para pendahulu,” tegasnya.
Dengan pengibaran merah putih serentak ini, Desa Bejijong menegaskan bahwa persatuan lintas agama, budaya, dan generasi adalah fondasi penting untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat. *arp/ds
