Kapolres Jombang AKBP Dr. H. Yanto Mulyanto P., S.H., S.I.K., M.H., M.Si., dalam kegiatan silaturahmi dan audiensi bersama sejumlah perwakilan ormas di Graha Kresna, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jombang. (suaraharianpagi.id/humas)
Jombang – suaraharianpagi.id
Kapolres Jombang AKBP Dr. H. Yanto Mulyanto P., S.H., S.I.K., M.H., M.Si., mengajak seluruh organisasi masyarakat (ormas) memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kolaborasi lintas elemen dinilai penting untuk menciptakan situasi Kabupaten Jombang yang aman, sejuk, dan kondusif.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan audiensi bersama sejumlah perwakilan ormas di Graha Kresna, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jombang, Jumat (6/11).
Kegiatan itu dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Jombang, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang KH. Cholil Hasyim, Ketua Senkom Agus, Ketua Pamdi Jombang Sulaiman, Ketua Patriot Garuda Nusantara Bayu, serta Gus Maman selaku Ketua Yakuza Managers Jombang.
Dalam sambutannya, Yanto memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mengemban amanah memimpin Polres Jombang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas hubungan dan kerja sama yang selama ini terjalin antara kepolisian dengan berbagai organisasi masyarakat.
Menurutnya, perbedaan pandangan maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menjaga persatuan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil peran sebagai penyejuk, terutama di tengah derasnya arus informasi dan aktivitas media sosial.
“Mari kita hilangkan sekat-sekat perbedaan dan bersama-sama merawat Jombang agar tetap sejuk dan damai. Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, mari kita menjadi penyejuk serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah persaudaraan,” ujar Yanto.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah persoalan turut menjadi pembahasan. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang KH. Cholil Hasyim menyampaikan bahwa lembaganya memiliki 11 orang pengurus yang telah dilantik Bupati Jombang di Pendopo Kabupaten.
Dewan Pendidikan, lanjutnya, bertugas menerima dan melayani pengaduan masyarakat terkait persoalan pendidikan. Hingga saat ini, pihaknya telah menerima sekitar 47 kasus yang berkaitan dengan permasalahan pendidikan dan peserta didik.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres menyatakan kesiapan jajarannya untuk berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan. Salah satu upaya yang dapat disinergikan adalah program unggulan Polri, Polisi Jogo Sekolah, sebagai langkah pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, perwakilan Yakuza Managers menyampaikan harapan agar Kapolres terus menjalin komunikasi dan dapat menghadiri kegiatan Semaan Jumat Kliwon. Mereka juga mengusulkan agar kegiatan semaan Al-Qur’an dapat dilaksanakan di lingkungan Polres Jombang.
Kapolres menyambut baik usulan tersebut. Ia menyampaikan rencana untuk kembali merutinkan kegiatan semaan di Polres Jombang setiap bulan Juli serta menyatakan kesediaannya hadir dalam kegiatan Semaan Jumat Kliwon apabila waktu dan kesempatan memungkinkan.
Masukan lain disampaikan Ketua Senkom Mitra Polri yang berharap sinergitas dengan kepolisian terus dipertahankan. Kapolres menegaskan komitmen untuk menjaga komunikasi dan meminta agar setiap persoalan yang ditemukan di lapangan segera dilaporkan kepada dirinya maupun Kasat Intelkam.

Persoalan perizinan hiburan dan peredaran minuman keras juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Perwakilan Pamdi Jombang berharap ketentuan perizinan kegiatan hiburan serta peredaran minuman keras diperjelas agar pelaksanaannya di lapangan memiliki pedoman yang pasti.
Adapun Ketua Patriot Garuda Nusantara, Bayu, menyampaikan persoalan kenakalan remaja di Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, termasuk aktivitas balap liar. Ia berharap kepolisian memberikan perhatian terhadap persoalan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bandarkedungmulyo.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Jombang terus melakukan penindakan terhadap peredaran minuman keras serta evaluasi terhadap Polsek jajaran agar permasalahan di setiap wilayah dapat ditangani secara optimal.
Selain itu, penertiban kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong juga akan terus dilakukan dalam rangkaian Operasi Semeru, termasuk di wilayah Jombang bagian barat.
Polres Jombang juga berencana meningkatkan sosialisasi kepada pelajar mengenai bahaya minuman keras, balap liar, serta penggunaan knalpot brong.
Melalui silaturahmi dan audiensi tersebut, Kapolres berharap komunikasi antara kepolisian dan organisasi masyarakat semakin terbuka. Dengan demikian, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat disampaikan lebih cepat dan ditindaklanjuti melalui kerja sama sesuai kewenangan masing-masing. *ds/irw




