Foto : Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, bersama Ketua DPRD dan Kapolres Mojokerto Kota dirumah duka (suaraharianpagi.id/komf)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Suasana duka mendalam menyelimuti kedatangan jenazah tiga siswa SMP Negeri 7 Kota Mojokerto yang menjadi korban kecelakaan laut di Pantai Drini, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (28/1).
Ketiga jenazah tiba di rumah duka pada malam hari. Kehadiran Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, bersama Ketua DPRD dan Kapolres Mojokerto Kota memberikan dukungan moral bagi keluarga yang tengah berduka.

Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah dibawa masuk ke rumah duka. Ketiga korban diketahui merupakan bagian dari rombongan kegiatan outing class SMP Negeri 7 Mojokerto yang tragisnya terseret ombak saat bermain di pantai tersebut.
Setelah jenazah tiba, Pj Wali Kota turut menunaikan salat jenazah dan menyampaikan belasungkawa mendalam. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para korban agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jenazah berjalan lancar. Kini, keluarga telah memakamkan para korban dengan tenang,” ujar Ali Kuncoro.
Sebelumnya, Ali juga menyempatkan diri menyambut kedatangan rombongan siswa SMP Negeri 7 Mojokerto yang selamat di halaman sekolah. Dalam momen tersebut, ia memimpin doa bersama sebagai bentuk solidaritas untuk para korban dan keluarganya.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa pagi, saat rombongan outing class berjumlah 257 siswa mengunjungi Pantai Drini. Sebanyak 13 siswa terseret gelombang laut selatan yang dikenal ganas. Dari jumlah tersebut, 9 siswa berhasil diselamatkan, 3 ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 1 siswa masih dalam pencarian hingga kini.

Ali Kuncoro mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengunjungi Yogyakarta untuk memantau kondisi dua siswa yang masih dirawat di rumah sakit setempat. Salah satu korban telah sadar dan dapat berkomunikasi, sedangkan yang lain masih dirawat intensif di ICU.
“Kami juga akan memantau langsung proses pencarian siswa yang belum ditemukan di Pantai Drini. Semoga segera ada kabar baik,” tambahnya.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Mojokerto, terutama keluarga besar SMP Negeri 7. Semua pihak diharapkan dapat terus memberikan dukungan kepada keluarga korban yang tengah menghadapi masa sulit ini. *komf/ds
