Persiapan pemberangkatan Fun Run Series II Tahun 2026 di Wisata Desa (WD) BMJ Mojopahit Kabupaten Mojokerto.(suaraharianpagi.id/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Kolaborasi sektor olahraga dan pariwisata kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan WD Fun Run Series II Tahun 2026. Event lari yang digelar Wisata Desa (WD) BMJ Mojopahit bersama Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Mojokerto itu berhasil menarik sekitar 1.000 peserta, Minggu (1/11).
Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati kawasan Wisata Desa BMJ Mojopahit, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, sejak pagi. Mereka tidak hanya mengikuti aktivitas olahraga, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menikmati suasana wisata sekaligus membangun kebersamaan.
Kegiatan yang dimulai pukul 05.15 WIB tersebut menghadirkan dua pilihan kategori, yakni lari sejauh 3 kilometer (3K) dan 5 kilometer (5K). Selain menjadi sarana menjaga kebugaran tubuh, WD Fun Run juga menjadi ruang interaksi bagi komunitas, generasi muda, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.
Ketua Panitia sekaligus Manager Operasional dan SDM Wisata Desa BMJ Mojopahit, Muhammad Brahma Aditya Wijaya Mulyono, S.M., menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.000 orang menjadi respons positif terhadap konsep kegiatan yang menggabungkan olahraga dengan destinasi wisata.
“Alhamdulillah, WD Fun Run Series II Tahun 2026 yang berkolaborasi dengan HIPMI Kabupaten Mojokerto dapat terselenggara dengan baik dan mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat,” ungkap Brahma, Selasa (3/11).
Ia menjelaskan, penyelenggaraan WD Fun Run tidak hanya berorientasi pada aktivitas olahraga. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan membangun kebersamaan.
BMJ Mojopahit juga ingin menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Sementara dari sisi pariwisata, event tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan potensi wisata Kabupaten Mojokerto kepada masyarakat.
Brahma menambahkan, penyelenggaraan event dengan melibatkan banyak peserta juga membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar. Kehadiran komunitas dan pengunjung dinilai dapat memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan usahanya.
“Kami ingin melalui kolaborasi ini bisa menghadirkan dampak yang lebih besar, khususnya dalam mendorong gaya hidup sehat, memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Mojokerto, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan event,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Brahma turut menyampaikan terima kasih kepada HIPMI Kabupaten Mojokerto, para sponsor, peserta, komunitas, relawan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan.
Salah satu pihak yang turut mendukung penyelenggaraan WD Fun Run Series II 2026 adalah PT ATHARIZ BUILDING. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultasi audit bangunan gedung dan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) tersebut menjadi bagian dari dukungan sponsor dalam kegiatan ini.
Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menjadi motivasi bagi BMJ Mojopahit untuk melanjutkan WD Fun Run pada seri berikutnya. Pihaknya berharap jumlah peserta semakin bertambah dan kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi agenda olahraga sekaligus pariwisata yang memiliki daya tarik lebih luas.
“Harapan kami, WD Fun Run dapat terus berkembang menjadi event olahraga yang berkelanjutan dan menjadi salah satu agenda kebanggaan Kabupaten Mojokerto. Sampai bertemu di series berikutnya. Mari terus bergerak, berkolaborasi, dan memberikan dampak positif untuk Mojokerto,” pungkasnya.
Partisipasi sekitar 1.000 peserta dalam WD Fun Run Series II 2026 menjadi salah satu gambaran besarnya peluang kolaborasi antara pengelola destinasi wisata dan organisasi pengusaha muda. Melalui perpaduan olahraga, rekreasi, serta jejaring usaha, kegiatan semacam ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga ikut mendorong perkembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat Kabupaten Mojokerto. *ds




