Pimpinan Cabang BULOG Mojokerto, Muhammad Husin.(Suaraharianpagi.id/Desy)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen jagung petani di wilayah Mojokerto Raya dan Kabupaten Jombang. Hingga akhir Oktober 2026, realisasi penyerapan jagung tercatat mencapai 5.205 ton atau 64,3 persen dari target tahun ini.
Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen BULOG dalam mendukung petani lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta menjaga ketersediaan pasokan jagung untuk memenuhi kebutuhan sektor peternakan.
Di tingkat Provinsi Jawa Timur, BULOG Kantor Cabang Mojokerto berhasil menempati peringkat kelima dalam realisasi penyerapan jagung. Pencapaian ini menunjukkan kontribusi wilayah Mojokerto dan Jombang dalam mendukung pengadaan stok jagung sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan komoditas tersebut.
Pimpinan Cabang BULOG Mojokerto, Muhammad Husin, mengatakan penyerapan jagung merupakan langkah strategis untuk membantu menyerap hasil panen petani sekaligus menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan kebutuhan pasar.
“Realisasi penyerapan jagung yang telah mencapai 5.205 ton atau sekitar 64,3 persen dari target tahun 2026 merupakan wujud komitmen BULOG dalam mendukung penyerapan hasil panen petani sekaligus menjaga ketersediaan pasokan jagung,” ujar Muhammad Husin, Rabu (28/10/2026).
Ia menambahkan, BULOG akan terus meningkatkan upaya penyerapan agar hasil produksi petani dapat terserap secara optimal. Dengan demikian, petani diharapkan memperoleh kepastian pemasaran hasil panen, sementara kebutuhan jagung untuk sektor peternakan tetap dapat terpenuhi.
“Kami akan terus mengoptimalkan penyerapan agar hasil panen petani dapat terserap dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian,” imbuhnya.
Menurut Husin, penyerapan jagung tidak hanya berfokus pada pengadaan stok, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan mendukung keberlangsungan usaha peternakan. Jagung yang telah diserap selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung.
Melalui program tersebut, BULOG menyalurkan jagung kepada peternak sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Upaya ini diharapkan dapat membantu peternak memperoleh bahan baku pakan dengan harga terjangkau sehingga biaya produksi dapat lebih terkendali.
Ketersediaan pasokan jagung yang memadai menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan usaha peternakan. Sebagai bahan baku pakan, jagung memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas peternak, khususnya sektor peternakan unggas.
Di sisi lain, optimalisasi penyerapan jagung juga memberikan dukungan bagi petani lokal. Dengan terserapnya hasil panen, petani diharapkan memiliki akses pemasaran yang lebih baik dan dapat menjalankan kegiatan usaha pertanian secara berkelanjutan.
BULOG Kantor Cabang Mojokerto berkomitmen melanjutkan optimalisasi penyerapan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran program SPHP jagung sekaligus menjaga ketersediaan pasokan bagi peternak di Mojokerto Raya dan Kabupaten Jombang.
Melalui sinergi antara petani, peternak, pemerintah, Polri, dan BULOG, penyerapan serta penyaluran jagung diharapkan semakin optimal. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas pasokan, serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan peternakan di wilayah Mojokerto dan Jombang.(Dsy)




