Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dalam acara ngopi bareng wartawan di cafe otwe ngopi.(Suaraharianpagi.id/Desy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan insan pers dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sinergi kedua pihak dinilai penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, berimbang, sekaligus menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks.
Komitmen tersebut disampaikan AKBP Erik saat menggelar kegiatan Ngopi Bareng Kapolres Mojokerto bersama wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya di Cafe Otwe Ngopi, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Jumat (9/10/2026).
Mengusung tema “Sinergitas Lewat Secangkir Kopi, Kapolres Mojokerto Pererat Keakraban dengan Insan Media”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara Kapolres Mojokerto yang baru dengan para jurnalis di wilayah Mojokerto Raya.
AKBP Erik hadir didampingi Wakapolres Mojokerto Kompol Grandika Indera Waspada beserta sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Mojokerto. Sebanyak 28 wartawan dari berbagai platform media, mulai dari media cetak, online, hingga televisi, turut mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, menyambut baik pertemuan tersebut. Ia mengatakan, kegiatan ngopi bareng merupakan tradisi positif yang selama ini menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan insan pers, khususnya setiap kali terjadi pergantian pimpinan.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin dengan baik akan memudahkan koordinasi antara wartawan dan kepolisian, terutama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Memang ini merupakan tradisi setiap pergantian pimpinan, baik Kapolres Kota maupun Kabupaten, untuk berkumpul dan memperkenalkan diri. Insyaallah, kami satu pintu dan akan terus mengirimkan berita yang positif. Semoga ke depan hubungan seperti ini terus berjalan sehingga kita bisa bersinergi dengan teman-teman media,” ujar Aminuddin.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Erik memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan harapannya agar hubungan antara Polres Mojokerto dan insan pers dapat terjalin semakin erat.
Ia menegaskan tidak ingin ada jarak komunikasi dengan wartawan. Menurutnya, keterbukaan dan kemudahan akses komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan profesional antara kepolisian dan media.
“Saya berharap bisa diterima di Mojokerto ini. Saya dulu tidak pernah menjaga jarak dengan rekan-rekan media. Intinya, mau berkomunikasi dan mudah dihubungi,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadirannya di Kabupaten Mojokerto membawa komitmen untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif. Untuk mewujudkan hal tersebut, dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk media, dinilai sangat dibutuhkan.
“Saya hadir di Kabupaten Mojokerto ingin membangun Mojokerto agar lebih baik dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres Mojokerto menyinggung tagline Polri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”. Menurutnya, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Media tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga memiliki fungsi kontrol sosial yang membantu masyarakat memahami berbagai persoalan secara objektif.
Karena itu, ia berharap wartawan dapat terus menjaga profesionalisme dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan verifikasi dalam setiap pemberitaan.
Di sisi lain, komunikasi yang baik dengan kepolisian juga diperlukan agar informasi mengenai pelayanan publik, perlindungan masyarakat, situasi kamtibmas, hingga proses penegakan hukum dapat disampaikan secara tepat.
“Saya izin bergabung dengan teman-teman. Polri sekarang punya tagline terbaru, ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Saya mohon bimbingan dan arahan agar kita bisa menjalin hubungan ini dengan baik. Saya berharap PWI tetap solid ke depannya. Kerja sama yang baik adalah kunci keberhasilan,” ujarnya.
AKBP Erik turut membuka ruang komunikasi bagi wartawan yang membutuhkan informasi terkait pelaksanaan tugas kepolisian. Ia berharap Kasi Humas dapat menjadi penghubung dalam memenuhi kebutuhan data dan informasi sehingga komunikasi antara wartawan dan kepolisian berjalan lebih efektif.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi yang cepat dan akurat sekaligus meminimalkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Suasana pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban. Para peserta terlibat dalam perbincangan ringan yang diselingi canda tawa, menciptakan suasana kekeluargaan antara jajaran Polres Mojokerto dan wartawan PWI Mojokerto Raya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tradisi Piramida atau Ngopi Bareng Media, yang menjadi wadah komunikasi informal antara kepolisian dan insan pers.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Mojokerto berharap hubungan yang telah terjalin dengan media dapat terus ditingkatkan, tidak hanya melalui pertemuan informal, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Sinergi kepolisian dan media diharapkan mampu menghadirkan informasi yang faktual, berimbang, dan edukatif bagi masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka serta kerja sama yang berkelanjutan, kedua pihak diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang aman, damai, serta kondusif.(Dsy)




