Pembukaan POPKAB Piala Bupati Jombang 2026 tingkat SMP di GOR Merdeka Jombang.(suaraharianpagi.id/ds-kom)
Jombang – suaraharianpagi.id
Sebanyak 3.403 pelajar dari 70 sekolah di Kabupaten Jombang ambil bagian dalam Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Piala Bupati Jombang 2026 tingkat SMP.
Ajang olahraga pelajar tersebut resmi dibuka Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., di GOR Merdeka Jombang, Senin (21/9). POPKAB menjadi salah satu wadah pembinaan sekaligus penjaringan potensi atlet muda dari kalangan pelajar.
Pembukaan berlangsung semarak dengan sejumlah penampilan siswa. Di antaranya Paskibra SMPN 1 Peterongan, peragaan seni bela diri Wushu oleh siswa SMPN 1 Sumobito, Tari Tanjung Gumirang dari SMPN 3 Jombang, serta penampilan menyanyi solo siswa SMPN 3 Peterongan.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi mengapresiasi pelaksanaan POPKAB 2026. Menurutnya, kompetisi olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter dan menanamkan nilai sportivitas kepada peserta didik.
Ia mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Proses latihan, kerja keras dan semangat pantang menyerah dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet.
“Kemenangan bukanlah segalanya. Yang terpenting adalah usaha dan semangat juang yang kalian tunjukkan. Juara sejati tidak dibentuk hanya dalam satu hari, tetapi dibentuk dari tetesan keringat dan kerja keras yang tidak pernah berhenti,” tutur Warsubi.
Pesan serupa disampaikan kepada guru pendamping dan pelatih. Mereka diminta terus memberikan motivasi kepada para pelajar selama mengikuti kompetisi.
Sementara kepada wasit dan juri, Warsubi mengingatkan pentingnya menjaga integritas selama pertandingan. Setiap laga diharapkan dipimpin secara objektif, adil dan profesional sehingga kompetisi berlangsung dengan baik.
“Jaga integritas. Pimpinlah setiap pertandingan secara adil, objektif, dan profesional,” pesannya.
Ketua Panitia POPKAB 2026, Bangun Sukoco, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjadi ajang pertandingan antarpelajar. POPKAB juga diarahkan untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet yang dapat dibina menuju kompetisi pada jenjang lebih tinggi.
“Maksud dan tujuan acara ini diselenggarakan untuk menjaring dan mengidentifikasi potensi atlet pelajar yang dapat dikembangkan pada kompetisi yang lebih tinggi serta menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak dini,” ungkapnya.
POPKAB 2026 berlangsung mulai 21 September hingga 13 Oktober 2026. Pertandingan tersebar di sejumlah venue, antara lain GOR Merdeka, Stadion Merdeka, Dojo Mahameru, Lapangan Desa Keras, Lapangan Desa Mancar, SMPN 2 Peterongan, SMPN 3 Peterongan dan Lapangan Tenis Indoor.
Sebanyak 10 cabang olahraga dipertandingkan dalam ajang tersebut, yakni sepak bola, bola voli, bola basket, sepak takraw, atletik, karate, pencak silat, pickleball, tenis meja dan panjat tebing.
Peserta berasal dari 70 sekolah yang terdiri atas 47 SMP negeri, 22 SMP swasta dan Sekolah Rakyat Terintegrasi, dengan total 3.403 murid.
Melalui pelaksanaan POPKAB, pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Para pelajar yang memiliki potensi juga diharapkan memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan hingga dapat mengikuti kompetisi pada tingkat provinsi, nasional maupun internasional.
Pembukaan POPKAB 2026 turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., staf ahli, asisten, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Disporapar, perwakilan KONI, pengurus MKKS, kepala SMP se-Kabupaten Jombang serta para peserta dan pendamping POPKAB 2026. *ds-kom
#popkab #pemkabjombang #paskibra
