Ning Ita beri sambutan pada kegiatan rangkaian peringatan HUT kr-81 PMI di Hall PMI Kota Mojokerto.(suaraharianpagi.id/ds-kom)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Konsistensi para pendonor darah sukarela (DDS) di Kota Mojokerto mendapat apresiasi. Sebanyak 23 pendonor yang tercatat telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali akan menerima lencana penghargaan dari Gubernur Jawa Timur.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) yang digelar di Hall PMI Kota Mojokerto, Senin (21/9).
Peringatan tersebut berlangsung sederhana, namun menjadi momentum untuk mengapresiasi para pendonor sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan darah.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari selaku Ketua PMI Kota Mojokerto menyampaikan penghargaan kepada para DDS yang secara sukarela dan konsisten mendonorkan darah hingga puluhan kali.
“Di tengah keterbatasan yang kita hadapi bersama, khususnya keterbatasan anggaran, ini tidak menjadi hambatan bagi kita untuk terus peduli dan bergerak bersama. Karena yang paling penting adalah kepedulian dan sisi kemanusiaan kita untuk memberi, berbagi, dan menolong sesama,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari.
Menurutnya, peringatan HUT PMI yang berdekatan dengan momentum Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan merupakan bagian penting dalam perjalanan bangsa. PMI sendiri berdiri pada 17 September 1945, tidak lama setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
Ning Ita juga mengapresiasi peran para mitra PMI Kota Mojokerto yang selama ini turut mendukung ketersediaan stok darah. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memenuhi kebutuhan darah bagi rumah sakit yang telah bekerja sama dengan PMI.
“PMI Kota Mojokerto dengan kehadiran para mitra tidak pernah sampai kekurangan stok darah. Rumah sakit mana pun yang sudah bermitra dan membutuhkan darah, selalu kita upayakan tersedia. Ini adalah komitmen kita bersama,” katanya.
Ia menjelaskan, penghargaan bagi DDS diberikan berdasarkan jumlah donor yang telah dilakukan. Pendonor yang mencapai 75 kali donor memperoleh penghargaan tingkat Provinsi Jawa Timur, sedangkan mereka yang telah mencapai 100 kali donor mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia.
Untuk tahun ini, Kota Mojokerto memperoleh kuota 23 pendonor yang akan menerima penghargaan tingkat Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, jumlah pendonor di Kota Mojokerto yang telah memenuhi kriteria 75 kali donor tercatat lebih dari 40 orang.
“Mohon bersabar bagi yang belum mendapatkan giliran. Semoga masih diberikan umur panjang dan kesehatan, sehingga tahun depan bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh lencana secara langsung dari Ibu Gubernur Jawa Timur,” tutur Ning Ita.
Menurutnya, keterbatasan kuota penghargaan tidak mengurangi arti kontribusi para pendonor. Setiap kali donor dilakukan, darah yang diberikan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
Semangat tersebut juga dikaitkan dengan Pancacita Kota Mojokerto, khususnya cita-cita membangun kota yang berkarakter. Ning Ita menyebut kepedulian sosial masyarakat menjadi salah satu bagian yang mencerminkan karakter sebuah kota.
“Kehadiran PMI, partisipasi para pendonor dan kontribusi para mitra PMI merupakan bagian dari upaya mewujudkan Kota Mojokerto yang berkarakter, yaitu kota dengan kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai penghalang untuk berbagi. Bagi masyarakat yang sehat dan memenuhi persyaratan donor, menyumbangkan darah dapat menjadi salah satu bentuk kepedulian kepada sesama.
“Tidak harus punya harta lebih untuk bisa bersedekah. Selama badan kita sehat dan memenuhi syarat, kita bisa memberikan darah. Itu juga merupakan sedekah yang luar biasa,” imbuhnya.
Ke depan, PMI Kota Mojokerto akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam donor darah, termasuk dengan mendekatkan kegiatan donor di sejumlah lokasi publik.
Sementara itu, penyerahan lencana penghargaan bagi DDS yang telah mencapai 75 kali donor kepada para penerima dari Kota Mojokerto dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat pada September 2026. *ds-kom
#pmi #ningita #kotamojokerto #diskominfokotamojokerto
