TNI bersama warga pada kegiatan Gerakan tanam serentak di Surodinawan. (Suaraharianpagi.id)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Upaya mempercepat masa tanam padi terus dilakukan di Kota Mojokerto. Kali ini, petani bersama pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan TNI turun langsung ke sawah melalui Gerakan Tanam Serentak (Gertam) di Lingkungan Perumdam, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kamis (17/9).
Kegiatan tersebut digelar bersama Kelompok Tani (Poktan) Dewi Sri sebagai bagian dari upaya meningkatkan luas tanam sekaligus mendukung ketahanan pangan. Dari areal sawah reguler seluas 25 hektare milik kelompok tani tersebut, sebanyak 2 hektare ditanami padi secara serentak dalam kegiatan Gertam.
Pelaksanaan tanam serentak melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Ketua DKPP Kota Mojokerto Novi Rahardjo, S.STP., M.Si. beserta anggota, Serafina Jose Da Silva, A.Md. dari BRMP, Katimker PPL Kecamatan Prajuritkulon Kunarsih, Ketua Poktan Dewi Sri Karnadi, perwakilan petani serta personel Koramil 0815/01 Prajuritkulon, Peltu Afan dan Babinsa Kelurahan Blooto Serda Didik.
Keterlibatan TNI menjadi bagian dari pendampingan terhadap petani sekaligus bentuk sinergi dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Pendampingan dilakukan bersama penyuluh dan kelompok tani untuk mendorong percepatan tanam serta menjaga produktivitas lahan.
Danramil 0815/01 Prajuritkulon Kapten Inf Agus Riantono mengatakan, Babinsa di wilayah terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.
“Kami terus melakukan pendampingan petani di wilayah, mulai dari percepatan tanam hingga pengawalan kegiatan pertanian. Sinergi dengan penyuluh dan kelompok tani diharapkan dapat menjaga produktivitas serta mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan Gertam juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara TNI, pemerintah, penyuluh dan petani. Kolaborasi tersebut diperlukan agar lahan pertanian yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
Gerakan tanam serentak di Surodinawan sekaligus menunjukkan bahwa program ketahanan pangan diterapkan langsung melalui kegiatan di lapangan. Petani, penyuluh, pemerintah daerah dan TNI bersama-sama mengoptimalkan lahan dengan mempercepat pertanaman.
Melalui pendampingan tersebut, Kodim 0815/Mojokerto melalui Koramil jajaran berkomitmen mendukung program ketahanan pangan dan percepatan tanam di wilayah. Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan luas tanam dan produksi pangan. *ds/pendim0815
