Erix Andika usai terpilih sebagai ketua keluarga olahraga tarung derajat (Kodrat) kabupaten Mojokerto foto bareng anggota koni.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Era baru bagi olahraga bela diri Tarung Derajat di Kabupaten Mojokerto resmi dimulai. Erix Andika Umbu Hina terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kabupaten Mojokerto periode 2026-2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di Lynn Hotel, Kota Mojokerto, Selasa (15/9/2026).
Langkah pertama yang akan diambil kepengurusan baru ini bukan sekadar rekrutmen massal, melainkan strategi “jemput bola” terhadap talenta yang sudah terbukti. Erix Andika menegaskan bahwa target utama mereka adalah mendulang prestasi maksimal di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Mengingat waktu persiapan yang terbatas menuju Porprov 2027, Kodrat Mojokerto akan menerapkan pendekatan ganda. Di satu sisi, mereka akan terus mencari bibit-bibit atlet muda potensial. Di sisi lain, pengurus akan mengintegrasikan atlet-atlet senior yang telah memiliki rekam jejak prestasi.
“Kami tidak mulai dari nol. Di Kabupaten Mojokerto sudah ada atlet-atlet berprestasi. Bukti nyatanya, pada Kejuaraan Nasional Agustus lalu, atlet kita berhasil membawa pulang medali. Mereka akan menjadi tulang punggung tim untuk Porprov tahun depan,” jelas Erix Andika.
Strategi ini dinilai lebih efektif untuk mengejar ketertinggalan dan memastikan Mojokerto memiliki wakil kuat di ajang tertinggi tingkat provinsi tersebut.
Kehadiran Sekretaris Umum (Skum) Kodrat Provinsi Jawa Timur, Mochamad Muhsin, dalam acara pelantikan turut memberikan suntikan moral. Ia menyatakan optimisme tinggi terhadap kepemimpinan baru yang diisi oleh tokoh-tokoh muda energik.
Muhsin menyoroti posisi strategis Mojokerto sebagai salah satu pusat budaya Jawa. Menurutnya, karakter masyarakat yang kuat dan berbudaya sangat selaras dengan filosofi Tarung Derajat yang mengedepankan mentalitas pantang menyerah.
“Harapan saya sangat optimis ketika digawangi oleh tokoh-tokoh muda. Secara hirarkis, Mojokerto ini pusatnya budaya di tanah Jawa, sehingga potensi untuk mencetak juara sangat besar,” ujar Muhsin.
Erix Andika juga berkomitmen untuk menjaga komunikasi intensif dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto serta mengikuti panduan teknis dari Kodrat Provinsi. Hal ini bertujuan agar pembinaan atlet berjalan sesuai standar nasional dan mendapatkan dukungan fasilitas yang memadai.
“Insya Allah ke depannya, Cabor Tarung Derajat di Mojokerto akan selalu bersinergi dengan KONI dan siap menerima arahan dari Kodrat Jatim. Kami ingin nama Mojokerto semakin harum melalui prestasi olahraga,” pungkasnya.
Dengan semangat baru dan strategi yang terukur, Kodrat Kabupaten Mojokerto kini bertekad mengubah potensi lokal menjadi medali emas di kancah regional Jawa Timur.(Dsy)
