Ning Ita Pimpin Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gelora A. Yani, Kota Mojokerto.(suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Mojokerto untuk memperkuat kedaulatan pangan. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menilai capaian ketahanan pangan nasional setelah puluhan tahun merdeka harus menjadi pijakan menuju kemandirian bangsa dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, seusai memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gelora A. Yani, Kota Mojokerto, Senin (17/8).
Menurut Ning Ita, capaian ketahanan pangan nasional merupakan sesuatu yang patut disyukuri sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kemandirian di berbagai sektor.
“Setelah sekian puluh tahun, Indonesia kembali memiliki ketahanan pangan. Artinya, ini harus kita syukuri sebagai wujud semangat kita yang sudah 81 tahun merdeka,” tuturnya.
Ia menegaskan, kedaulatan pangan tidak dapat diwujudkan hanya melalui kebijakan pemerintah. Diperlukan sinergi dan partisipasi masyarakat dengan mengoptimalkan kekayaan alam serta potensi yang dimiliki Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri.
Ning Ita juga mendorong agar semangat kedaulatan tersebut diperluas ke sektor energi. Penguatan pangan dan energi dinilai perlu berjalan beriringan dengan optimalisasi berbagai potensi daerah.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya bersama menuju cita-cita Indonesia Emas ketika Indonesia genap memasuki 100 tahun kemerdekaan pada 2045.
Di tingkat daerah, Ning Ita menyebut kolaborasi berbagai elemen menjadi salah satu kekuatan Kota Mojokerto dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Forkopimda, pelaku usaha, investor, organisasi kemasyarakatan, hingga petani dinilai memiliki peran penting dalam menyukseskan program prioritas pemerintah pusat.
“Meski kita merupakan kota dengan segala keterbatasan lahan yang ada, semuanya mendukung penuh untuk menyukseskan 17 program prioritas pemerintah nasional,” katanya.
Menurutnya, keterbatasan yang dimiliki Kota Mojokerto tidak boleh menjadi penghalang untuk berkontribusi. Justru melalui kolaborasi dan pemanfaatan potensi secara optimal, berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Kekompakan, dengan kolaborasi yang sangat kuat ini, menjadi satu kekuatan besar bagi kita untuk mewujudkan seluruh cita-cita bangsa,” pungkasnya.
Sementara itu, pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Mojokerto berlangsung semarak. Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan Tari Rancak Bhineka yang dibawakan ratusan siswi SMP Negeri se-Kota Mojokerto.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menyerahkan remisi umum secara simbolis kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto. Tercatat sebanyak 51 warga Kota Mojokerto menerima remisi pada momentum peringatan kemerdekaan tahun ini. *ds
#kotamojokerto #diskominfokotamojokerto #HUT-RI
