Pengusaha sepatu "Aveka" asal Lamongan Muhammad Nurfuad sedang menunjukkan produk terbarunya.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto — Suaraharianpagi.id
Transformasi digital menjadi kunci keberhasilan Aveka Official Store, usaha sepatu lokal asal Kabupaten Nganjuk yang kini mampu menembus pasar Asia Tenggara. Di balik kesuksesan tersebut, terdapat sosok Muhammad Nurfuad, seorang guru pondok pesantren yang konsisten mengembangkan UMKM berbasis pemberdayaan pengrajin lokal.
Fuad mendirikan Aveka Official Store pada 2018 melalui platform Shopee dengan modal awal Rp8 juta. Usaha ini lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi sepatu para murid pesantren yang banyak sudah tidak layak pakai karena keterbatasan ekonomi.
“Waktu itu saya berpikir, bagaimana caranya menyediakan sepatu yang layak, nyaman, dan harganya terjangkau. Dari situ Aveka mulai dirintis,” kata Muhammad Nurfuad, Selasa (10/2/2026).
Dengan memanfaatkan berbagai fitur penunjang penjualan di Shopee, Aveka Official Store mengalami pertumbuhan pesat. Dalam tahun pertama berjualan, omzet usaha ini menembus ratusan juta rupiah, bahkan meningkat hingga 25 kali lipat dari modal awal sejak bergabung di platform tersebut.
Saat ini, Aveka Official Store mempekerjakan 10 karyawan, dengan enam di antaranya merupakan pengrajin sepatu lokal. Menurut Fuad, pemberdayaan tenaga kerja lokal menjadi bagian penting dari visi usaha yang ia bangun.
“UMKM harus bisa tumbuh bersama masyarakat. Karena itu saya melibatkan pengrajin lokal agar manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Selain memasarkan produk sepatu seperti sneakers dan loafers untuk pasar domestik, Aveka juga telah bergabung dalam Program Ekspor Shopee, yang membuka akses pengiriman produk ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
Keberhasilan tersebut turut mengantarkan Fuad terpilih sebagai Top 10 dari lebih 1.300 peserta dalam program Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Berbagai kampanye seperti Tanggal Kembar, Big Ramadan Sale, serta dukungan Iklan Shopee, Promo XTRA, dan Gratis Ongkir XTRA disebutnya sangat membantu meningkatkan visibilitas produk.
“Program-program ini sangat membantu UMKM seperti kami untuk bersaing dan memperluas pasar,” jelas Fuad.
Ke depan, Fuad berharap Aveka Official Store dapat terus berkembang sekaligus menjadi contoh bahwa UMKM berbasis pesantren dan pengrajin lokal mampu bersaing di era digital.
“Harapannya, Aveka bisa terus naik kelas dan menginspirasi pelaku UMKM lain agar berani memanfaatkan platform digital,” pungkasnya.(Dsy)
