Pengurus KONI Bojonegoro.(Foto: Istimewa)
Bojonegoro – Suaraharianpagi.id
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro terus memacu pembinaan atlet secara berkelanjutan guna menjaga prestasi olahraga daerah. Sepanjang 2025, berbagai program strategis digulirkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Sahari, mengatakan pembinaan atlet menjadi fokus utama organisasi. Salah satunya melalui program Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) yang diikuti 545 atlet dari 43 cabang olahraga. Selain itu, KONI juga menggelar Puslatkab Intensif dengan melibatkan 370 atlet dari cabang olahraga yang sama.
“Selain pembinaan, Bojonegoro juga mengikuti Porprov Jawa Timur dan berhasil menempati peringkat ke-18,” kata Sahari.
Menurut dia, pembinaan atlet usia dini juga menjadi perhatian serius. Hal tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Kecamatan (Kejurcam) yang melibatkan 28 kecamatan, 14 cabang olahraga, dan diikuti sekitar 6.700 atlet.
“Kejurcam menjadi instrumen penting untuk menjaring sekaligus membina atlet potensial sejak usia dini,” ujarnya.
Tak hanya menyasar atlet, KONI Bojonegoro juga memperkuat sumber daya manusia pendukung olahraga. Sepanjang 2025, KONI menggelar pelatihan pelatih pemula yang diikuti 90 peserta dari berbagai cabang olahraga dan Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK).
Dari hasil rapat kerja, jumlah cabang olahraga yang bernaung di bawah KONI Bojonegoro juga bertambah menjadi 49 cabor.
Memasuki 2026, Sahari memaparkan program kerja KONI akan difokuskan pada penguatan internal organisasi, pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab), serta peningkatan kualitas Puslatkab melalui tes fisik dan pembinaan berkelanjutan.
Penguatan internal mencakup pembenahan administrasi, finalisasi perencanaan Porkab, pendaftaran cabang olahraga, hingga sosialisasi ke KONI tingkat kecamatan.
“Kami ingin memastikan seluruh proses pembinaan berjalan sistematis dan berkesinambungan. Ini menjadi fondasi penting untuk menghadapi agenda besar ke depan,” tegasnya.
Dengan pembinaan yang terarah dan dukungan berbagai pihak, KONI Bojonegoro optimistis mampu mempertahankan perolehan medali pada Porprov Jawa Timur 2027. Sahari menegaskan, olahraga menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan daerah yang berprestasi, sejalan dengan tagline Bojonegoro Bahagia, Makmur, Membanggakan.
“Kami ingin Bojonegoro bangga pada budaya, bangga pada prestasi pemuda, dan bangga pada prestasi olahraga. Ke depan, penjaringan atlet juga akan dimulai dari tingkat desa agar potensi lokal bisa tumbuh sejak dini,” pungkasnya.*red
