Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 542/Arya Tadah membantu memadamkan kebakaran gudang penyimpanan ban bekas milik PT Energi Hai Xin di Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 542/Arya Tadah bersama unsur TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat berjibaku membantu memadamkan kebakaran gudang penyimpanan ban bekas milik PT Energi Hai Xin di Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Kamis (22/10) sore hingga Jumat (23/10) dini hari.
Dalam penanganan tersebut, prajurit Yonif TP 542/Arya Tadah dipimpin Serda Doni Indra Pramana bersama empat personel lainnya. Mereka turut membantu proses pemadaman dengan dukungan satu unit kendaraan pemadam kebakaran.
Keterlibatan prajurit TNI tersebut merupakan bentuk bantuan dalam penanganan situasi darurat sekaligus mendukung upaya bersama untuk mengendalikan kebakaran di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Danyon TP 542/Arya Tadah Mayor Inf Irfan Hertanto, S.T.Han., mengatakan keterlibatan personelnya merupakan bagian dari komitmen satuan untuk membantu masyarakat, terutama saat terjadi keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat dan koordinasi lintas instansi.
“Begitu mengetahui adanya kebakaran, prajurit kami turut bergerak membantu proses pemadaman bersama unsur terkait. Dalam situasi seperti ini, kecepatan bertindak, koordinasi, dan kerja sama menjadi hal yang sangat penting agar penanganan dapat berjalan optimal,” jelas Mayor Inf Irfan Hertanto.
Ia menegaskan, keselamatan personel dan masyarakat menjadi perhatian utama selama proses penanganan. Karena itu, upaya pemadaman dilakukan melalui koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan unsur lain yang berada di lokasi.
“Kami mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari aparat kewilayahan, petugas pemadam kebakaran, relawan, karyawan perusahaan, hingga masyarakat yang bersama-sama membantu penanganan kebakaran. Semangat gotong royong seperti ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi situasi darurat,” tambahnya.
Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 WIB oleh petugas keamanan perusahaan bernama Karyadi. Ia melihat cahaya api dari arah tumpukan ban bekas di sisi timur gudang.
Bersama sejumlah karyawan, Karyadi berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin membesar sehingga pihak perusahaan melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat 112 pada pukul 17.47 WIB.
Sekitar pukul 18.00 WIB, enam unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai unsur tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Penanganan melibatkan personel Polsek Trowulan, Koramil 0815/02 Trowulan, petugas pemadam kebakaran, relawan, aparat pemerintah desa dan kecamatan, karyawan perusahaan, serta masyarakat setempat.
Selain memadamkan kobaran api, petugas gabungan melakukan pembasahan di area terdampak untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Proses penanganan berlangsung selama beberapa jam hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (23/10).
Setelah api padam, petugas melanjutkan pembasahan dan pemeriksaan area terdampak guna memastikan kondisi lokasi aman.
Berdasarkan data sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran gudang penyimpanan ban bekas tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar.
Penyebab kebakaran belum dijelaskan dalam informasi yang diterima. Penanganan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi lokasi serta mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran. *ds-pendim




