Workshop Kurikulum dan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Ruang Majelis Cabang Tamansiswa Mojokerto, Kampus POLITAMA, Jalan Tamansiswa Nomor 30 Mojokerto.(suaraharianpagi.id/dok.POLITAMA)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto (POLITAMA) terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui penyelenggaraan Workshop Kurikulum dan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang digelar pada Kamis, 30 Juli 2026, dan Senin, 3 Agustus 2026, di Ruang Majelis Cabang Tamansiswa Mojokerto, Kampus POLITAMA, Jalan Tamansiswa Nomor 30 Mojokerto.
Kegiatan ini diikuti seluruh dosen dan pengelola program studi sebagai upaya meningkatkan kualitas kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja. Workshop menjadi bagian dari komitmen POLITAMA dalam mengimplementasikan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), yakni sistem pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan sesuai tuntutan perkembangan dunia profesional.
Hadir sebagai narasumber, Prof. Syamsul Arifin, pakar pengembangan kurikulum dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sekaligus Tim Ahli Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa implementasi OBE tidak berhenti pada penyusunan dokumen kurikulum, melainkan harus diwujudkan melalui keterpaduan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), strategi pembelajaran, metode asesmen, hingga evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurut Prof. Syamsul Arifin, keberhasilan penerapan OBE sangat bergantung pada konsistensi seluruh sivitas akademika dalam merancang proses pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi lulusan. Karena itu, dosen dituntut mampu menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang sistematis, terukur, serta relevan dengan perkembangan teknologi, kebutuhan dunia kerja, dan standar akreditasi nasional maupun internasional.
Wakil Direktur I Bidang Akademik POLITAMA, Ki Drs. Sunariadi, MM, menegaskan bahwa workshop tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat mutu akademik institusi.
“Workshop ini bukan sekadar memenuhi tuntutan perubahan kurikulum, tetapi menjadi momentum untuk menyamakan persepsi seluruh dosen dalam membangun sistem pembelajaran yang benar-benar berorientasi pada capaian kompetensi mahasiswa. Kami ingin setiap lulusan POLITAMA memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri, dunia usaha, serta perkembangan teknologi yang terus berubah,” ujarnya.
Ia berharap hasil workshop dapat segera diterapkan melalui penyempurnaan kurikulum, penyusunan RPS berbasis OBE, serta peningkatan kualitas proses pembelajaran di seluruh program studi. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya visi POLITAMA sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Senada dengan itu, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Humas POLITAMA, Ki Supriyanto, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa implementasi OBE akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu lulusan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
“Harapan kami, workshop ini menjadi awal dari budaya akademik yang terus berkembang melalui inovasi pembelajaran, kolaborasi antar dosen, serta penguatan kemitraan dengan dunia industri. Dengan demikian, lulusan POLITAMA tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter, soft skills, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan adaptasi yang menjadi kebutuhan utama dunia kerja saat ini,” katanya.
Menurutnya, peningkatan kualitas pembelajaran juga akan menjadi modal penting bagi POLITAMA dalam memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan daya saing lulusan, serta mendukung pencapaian akreditasi institusi maupun program studi.
Selama workshop berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi yang meliputi diskusi interaktif, praktik penyelarasan CPL dengan CPMK, penyusunan RPS berbasis OBE, hingga penyusunan instrumen asesmen yang sesuai dengan pendekatan Outcome-Based Education. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi mengenai berbagai tantangan dan strategi penerapan OBE di lingkungan pendidikan vokasi.
Melalui kegiatan ini, POLITAMA kembali menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan industri, dan berorientasi pada masa depan. Workshop tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. *ds
Tag :
#politamatamansiswa
