Polisi olah TKP mobil Honda Brio terbalik di median jalan tol.(suaraharianpagi.id/dok.PJR 3 polda jatim)
Jombang – suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jo-Mo), tepatnya di KM 691+600 jalur B, Kamis (16/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi L-1151-DAJ terbalik di median jalan tol setelah diduga mengalami pecah ban depan sebelah kanan.
Akibat kejadian tersebut, dua orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan petugas. Tidak ada korban jiwa maupun kendaraan lain yang terlibat dalam insiden itu.
Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil Honda Brio yang dikemudikan Saiful Fajar (40), warga Desa Giring Barat, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, melaju dari arah Surabaya menuju Yogyakarta melalui lajur lambat dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di KM 691+600 jalur B, ban depan sebelah kanan diduga pecah sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke kanan dan menghantam guardrail atau pembatas besi median jalan tol.
Benturan keras menyebabkan mobil terbalik dan berhenti di area median jalan. Beruntung, tidak ada kendaraan lain yang melintas dan terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Pengemudi mengalami memar di bagian punggung, sedangkan penumpangnya, Adila Wulan (28), warga Desa Tambak Ploso, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, mengalami nyeri pada bagian kepala. Keduanya hanya mengalami luka ringan.
Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta. Sementara itu, nilai kerusakan fasilitas jalan tol masih dalam proses pendataan oleh pihak pengelola.
Panit PJR 3 Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan kecelakaan dipicu pecahnya ban depan sebelah kanan.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal yang diduga dipicu pecah ban depan sebelah kanan. Pengemudi kemudian kehilangan kendali hingga kendaraan menabrak guardrail dan terbalik di median jalan tol. Tidak ada korban meninggal dunia, hanya dua orang mengalami luka ringan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi cuaca saat kejadian cerah dan arus lalu lintas di ruas Tol Jombang-Mojokerto terpantau lancar sehingga proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
“Petugas PJR bersama pengelola jalan tol langsung mendatangi lokasi, melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi kendaraan ke Pos PJR 684 agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” jelasnya.
Ipda Ridho juga mengimbau para pengguna jalan tol agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama kondisi dan tekanan angin ban, guna mencegah risiko kecelakaan akibat pecah ban.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan tol agar rutin memeriksa kondisi ban, tekanan angin, dan kelayakan kendaraan sebelum bepergian. Jika merasakan gejala ban bermasalah, segera kurangi kecepatan dan menepi di tempat yang aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama berkendara,” pungkasnya. *ds
