Sosialisasi Narkoba di Kelurahan Prajurit Kulon.(suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kota Mojokerto terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan melibatkan masyarakat hingga tingkat kelurahan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Narkoba bertema Keluarga Bersih Narkoba (Bersinar) yang digelar di Kelurahan Prajurit Kulon, Jumat (7/8).
Kegiatan diawali dengan Bike to Work dari Rumah Rakyat menuju Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon. Setibanya di lokasi, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita bersama Wakil Wali Kota Rachmad Sidharta Arisandi (Cak Sandi), Kepala BNN Kota Mojokerto, Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemerintah Kota Mojokerto mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan bersama warga sebagai simbol kepedulian terhadap terciptanya lingkungan yang sehat dan aman.
Dalam sambutannya, Ning Ita menegaskan bahwa mewujudkan Kota Mojokerto yang bebas dari penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan pemerintah semata. Menurutnya, keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Saya yakin cita-cita kita semua sama, yaitu Kota Mojokerto bebas dari narkoba. Karena itu pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan sinergi antara BNN, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ning Ita juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh iming-iming keuntungan dari jaringan peredaran narkoba. Selain melanggar hukum, penyalahgunaan narkoba juga dapat menghancurkan masa depan pelaku sekaligus berdampak buruk bagi keluarga.
“Lebih baik bekerja dengan penghasilan yang halal meskipun sederhana daripada harus menghadapi konsekuensi hukum yang merugikan diri sendiri maupun keluarga,” pesannya.
Perhatian khusus juga diberikan kepada peran keluarga dalam melindungi generasi muda. Ning Ita mengajak para orang tua lebih aktif mengawasi pergaulan anak mengingat berbagai modus peredaran narkoba kini semakin beragam dan banyak menyasar kalangan remaja.
“Anak-anak kita juga menjadi sasaran. Oleh karena itu sebagai orang tua harus lebih waspada dan mengenali tanda-tandanya. Jangan sampai narkoba masuk ke lingkungan keluarga tanpa kita sadari,” imbaunya.
Melalui Program Kampung Bersinar, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat. Ning Ita juga mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan kepada Badan Narkotika Nasional apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
“Mari kita jaga keluarga, saudara, dan lingkungan kita bersama-sama. Jika mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba, segera laporkan kepada BNN. Ikhtiar yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk melindungi generasi penerus sekaligus menjaga Kota Mojokerto tetap bersih dari narkoba,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kota Mojokerto optimistis Program Kampung Bersinar dapat menjadi benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkotika. *ds
Tag :
#kotamojokerto #diskominfokotamojokerto
