Stasiun kereta api Mojokerto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Antusiasme masyarakat memanfaatkan transportasi kereta api selama masa libur sekolah terus mengalami peningkatan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat sebanyak 12.996 pelanggan menggunakan layanan di Stasiun Mojokerto sepanjang periode 22 hingga 30 Juni 2026.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 27 persen dibandingkan periode hari biasa pada 8 hingga 16 Juni 2026 yang hanya mencapai 10.202 pelanggan. Lonjakan ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama musim liburan.
Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, dari total 12.996 pelanggan tersebut, sebanyak 6.406 penumpang berangkat dari Stasiun Mojokerto, sedangkan 6.590 penumpang tiba di stasiun tersebut. Sebagai perbandingan, pada periode hari biasa tercatat 4.842 pelanggan berangkat dan 5.360 pelanggan datang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, terutama saat kebutuhan perjalanan meningkat selama libur sekolah.
“Selama masa libur sekolah, kebutuhan masyarakat untuk bepergian cenderung meningkat, baik untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun keperluan lainnya. Kereta api menjadi salah satu pilihan favorit karena menawarkan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, serta memberikan kepastian waktu tempuh di tengah tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Mahendro.
Menurutnya, peningkatan jumlah pelanggan juga didorong oleh kebijakan pemerintah yang memberikan stimulus berupa diskon tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan menggunakan Kereta Api Ekonomi Komersial.
Program tersebut berlaku untuk keberangkatan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026 sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Stimulus tarif dari pemerintah memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan libur sekolah untuk bepergian menggunakan kereta api. Selain lebih hemat, pelanggan tetap memperoleh layanan yang berkualitas dengan standar keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu yang menjadi komitmen KAI,” jelasnya.
Mahendro menilai meningkatnya aktivitas penumpang di Stasiun Mojokerto juga mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Mojokerto dan sekitarnya. Kondisi tersebut menjadi indikator positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, perekonomian, hingga aktivitas sosial selama masa liburan.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal. Pemeriksaan sarana dan prasarana dilakukan secara berkala, pelayanan di stasiun diperkuat, serta operasional perjalanan kereta api dijaga agar tetap andal sehingga pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.
KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat yang masih berencana bepergian selama sisa masa libur sekolah agar segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya. Penumpang juga disarankan datang lebih awal ke stasiun untuk memperlancar proses boarding sebelum keberangkatan.
“Kami terus berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pelanggan. Melalui dukungan operasional yang andal serta adanya program diskon tarif dari pemerintah, kami berharap semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan bebas dari kemacetan. Kepercayaan pelanggan akan terus menjadi dorongan bagi KAI Daop 8 Surabaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di setiap perjalanan,” tutup Mahendro.(Dsy)
