Proses evakuasi Kebakaran besar terjadi di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu. (suaraharianpagi.id/rhy)
Surabaya – suaraharianpagi.id
Kebakaran besar terjadi di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Jumat (15/5) pagi. Peristiwa tersebut memicu kepanikan pasien, keluarga pasien, hingga tenaga medis yang berada di lokasi.
Insiden itu juga menyebabkan satu pasien meninggal dunia saat proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi darurat dan kepulan asap tebal yang memenuhi gedung.
Asap hitam pekat pertama kali terlihat keluar dari lantai lima gedung sekitar pukul 08.00 WIB. Mengetahui kejadian tersebut, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya bersama tim internal rumah sakit segera melakukan upaya pemadaman dan evakuasi.
Sejumlah armada pemadam kebakaran, termasuk mobil tangga hidrolik, diterjunkan ke lokasi guna menjangkau area bagian atas gedung yang dipenuhi asap. Aparat keamanan juga melakukan pengaturan ketat di sekitar kawasan rumah sakit untuk memperlancar akses ambulans dan kendaraan pemadam.
Kepala Tim Operasional DPKP Surabaya, Trianjaya, menyampaikan bahwa titik api diketahui berada di lantai lima gedung PPJT. Meski kobaran api berhasil dikendalikan, petugas masih terus melakukan penyisiran di seluruh area gedung.
“Kami masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam gedung,” ujarnya, Jumat siang.
Berdasarkan data manajemen rumah sakit, sebanyak 27 pasien dari lantai satu hingga lantai lima berhasil di evakuasi dalam kondisi selamat. Namun, proses penyelamatan di lantai enam yang merupakan ruang Intensive Care Unit (ICU) berlangsung cukup dramatis karena asap tebal menyelimuti ruangan.
Dalam situasi tersebut, satu pasien ICU dilaporkan meninggal dunia saat proses evakuasi. Sementara satu pasien lainnya kini berada dalam kondisi kritis dan masih menjalani penanganan intensif.
Anggota Tim Evakuasi Pasien RSUD Dr. Soetomo, dr. Rizal, mengatakan seluruh tenaga medis telah berusaha maksimal menyelamatkan pasien di tengah situasi darurat.
“Seluruh pasien berusaha kami evakuasi secepat mungkin demi keselamatan mereka,” ungkapnya.
Hingga Jumat siang, petugas gabungan dari kepolisian dan tim Laboratorium Forensik (Labfor) masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di gedung pelayanan jantung tersebut. *rhy
