Petugas PJR 3 Polda Jatim sedang memantau arus lalu lintas di ruas tol.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Surabaya – Suaraharianpagi.id
Arus lalu lintas kendaraan di Gerbang Tol (GT) Warugunung, Surabaya, terpantau mengalami penurunan selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Berdasarkan analisis dan evaluasi (anev) kepolisian, volume kendaraan baik yang keluar maupun masuk Surabaya tercatat menurun dibandingkan hari sebelumnya.
Data tersebut dihimpun oleh Unit PJR Jatim III Tol Warugunung dalam periode pemantauan Jumat (26/12/2025) pukul 06.00 WIB hingga Sabtu (27/12/2025) pukul 06.00 WIB.
Untuk arus kendaraan keluar Surabaya menuju Mojokerto–Jombang melalui Entrance GT Warugunung, tercatat sebanyak 23.716 kendaraan melintas. Jumlah ini mengalami penurunan 8,9 persen dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 26.026 kendaraan.
Puncak kepadatan arus keluar Surabaya terjadi pada pukul 10.00–11.00 WIB, dengan jumlah kendaraan mencapai 1.604 kendaraan per jam.
Sementara itu, arus kendaraan masuk Surabaya melalui Exit GT Warugunung tercatat sebanyak 24.512 kendaraan, turun tipis 0,3 persen dibandingkan volume lalu lintas hari sebelumnya sebanyak 24.582 kendaraan. Puncak arus masuk terjadi pada pukul 17.00–18.00 WIB dengan jumlah 1.803 kendaraan.
Panit PJR 3 Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, mengatakan penurunan volume kendaraan ini menunjukkan situasi lalu lintas selama Operasi Lilin Semeru 2025 masih relatif terkendali.
“Secara umum, arus lalu lintas di GT Warugunung terpantau lancar dan terkendali. Memang ada jam-jam tertentu yang mengalami peningkatan, namun masih dalam batas normal dan dapat ditangani dengan pengaturan di lapangan,” ujar Ipda Ridho Pramana, Sabtu (27/12/2025).
Ia menambahkan, jajaran PJR Polda Jatim terus melakukan pemantauan intensif dan pengaturan lalu lintas, khususnya pada jam-jam rawan kepadatan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol selama libur Natal dan Tahun Baru.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan serta fisik pengemudi dalam keadaan prima,” pungkasnya.
Operasi Lilin Semeru 2025 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan keselamatan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.*dsy
