Teras rumah warga yang roboh diterjang hujan disertai angin.(Suaraharaianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (31/1/2026) tidak hanya menyebabkan pohon tumbang, tetapi juga memicu kerusakan pada puluhan rumah warga. Data tersebut dicatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto.
Akibat peristiwa tersebut, sejumlah permukiman dan fasilitas umum di empat dusun wilayah Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, terdampak cukup signifikan. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari atap rumah hingga bangunan pendukung.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, menjelaskan bahwa kerusakan material ditemukan di beberapa titik lokasi. “Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat dampak langsung hujan dan angin kencang,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Di Dusun Jogodayoh, BPBD mencatat tujuh rumah warga terdampak. Kerusakan meliputi genteng ambruk, dinding roboh, atap rumah runtuh, serta satu rumah yang tertimpa pohon nangka tumbang.
Sementara itu, di Dusun Bekatul, sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga dan kanopi musala. Dampak serupa juga terjadi di Dusun Jabon, di mana sembilan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, didominasi genteng beterbangan akibat angin kencang, kanopi rusak, hingga tembok teras yang roboh.
Kerusakan paling banyak tercatat di Dusun Guwo. Sebanyak 21 rumah warga dan fasilitas umum terdampak, termasuk balai dusun. Hampir seluruh kerusakan disebabkan atap dan kanopi bangunan yang tersapu angin kencang.*dsy
